Kawal Demonstrasi Di Papua, Polri Tegaskan Tidak Gunakan Peluru Tajam

oleh -49 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Personel Polri yg bertugas mengawal aksi unjuk rasa di sejumah daerah di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019), tak dibekali peluru tajam.

Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin.

“Perlu aku tegaskan, bagi aparat kepolisian, dalam rangka penanganan pengunjuk rasa di manapun, tak dibekali dengan peluru tajam. Ini perlu dicatat,” ujar Dedi.

Baca juga: Kerusuhan Manokwari dan Duduk Persoalannya…

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112'); });

Kebijakan tersebut diambil demi mencegah adanya pihak-pihak tak bertanggung jawab yg ingin memanfaatkan peristiwa ini,

“Kita khawatir, ada pihak-pihak tertentu yg memanfaatkan situasi dan membuat ini martir atau trigger, sehingga mampu jadi situasi yg ketika ini telah kondusif, menjadi panas kembali apabila dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ungkap dia.

Hingga Senin malam sendiri, situasi di sejumlah titik di Papua dan Papua Barat telah kondusif setelah demonstrasi tersebut. Menurut polisi, tak ada insiden yg menonjol buat wilayah Jayapura, Papua.

Di Manokwari, Dedi menyampaikan terdapat dua titik jalan yg masih diblokade oleh massa. Meski jumlahnya tak banyak, aparat TNI-Polri selalu berdialog dengan masyarakat.

Kemudian, di Sorong, Papua Barat, juga cukup kondusif. Meski sebelumnya sempat terjadi insiden perusakan Bandara Domine Eduard Osok, namun situasi mampu dikendalikan.

Baca juga: Setelah Situasi Manokwari Membaik, Mendagri Panggil 3 Gubernur

Selain selalu bersiaga terhadap potensi kericuhan, polisi khususnya Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, selalu memantau akun-akun yg menyebarkan konten provokatif.

Dedi mangatakan, massa yg berunjuk rasa diduga terprovokasi konten negatif di media sosial terkait penangkapan tersebut sehingga aksi berbuntut kericuhan.

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.