Jokowi Diharapkan Beri Perhatian Lebih Atas Seleksi Capim KPK

oleh -38 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Presiden Joko Widodo diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap proses seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Ada 20 orang yg lolos ke tahap tes kesehatan dan wawancara serta uji publik capim KPK. 

“Presiden diharapkan memberikan perhatian lebih agar komisioner yg terpilih tetap menjaga marwah KPK, mengingat ada nama-nama yg jelas milik persoalan dengan KPK dan personel di KPK. Sangat berisiko terhadap KPK di kemudian hari,” ucap praktisi hukum dan pegiat antikorupsi, Saor Siagian kepada , Sabtu (24/8/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi Didesak Evaluasi Pansel Capim KPK

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112'); });

Saor mengatakan, hasil seleksi penilaian profil (profile assessment) kali ini mengecewakan dan dapat membahayakan pemberantasan korupsi ke depan.

Sebab, menurut dia, masukan masyarakat sipil tidak dihiraukan, bahkan respons Pansel Capim KPK justru negatif dan defensif terhadap saran yg diberikan. 

Di tengah kekecewaan masyarakat sipil itu, menurut dia, harapan ketika ini ada pada Presiden Joko Widodo buat memakai hak prerogatifnya.

“Presiden perlu memberikan perhatian lebih karena dia sebagai pemegang mandat tertinggi dalam proses capim KPK. Harapannya, nantinya 10 nama capim KPK yg diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat benar-benar memiliki integritas seperti yg diinginkan Presiden Jokowi,” kata Saor.

Baginya, seandainya nama-nama capim KPK yg dinyatakan lolos seleksi memiliki rekam jejak tak baik, Presiden juga menjadi pihak yg harus ikut bertanggung jawab.

Sebelumnya, proses seleksi capim KPK menuai kritik dari Koalisi Capim KPK.

Salah sesuatu anggota koalisi, Kurnia Ramadhana, menyatakan, masa depan pemberantasan korupsi mampu terancam karena proses seleksi pimpinan KPK yg menyisakan berbagai masalah serius, akan dari tindakan atau pernyataan Pansel, proses seleksi, hingga calon-calon yg tersisa sampai sejauh ini.

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.