Fakta-fakta Penangkapan Andi Arief Terkait Dugaan Penggunaan Narkoba

oleh -84 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief ditangkap karena perkara dugaan penyalahgunaan narkoba. Informasi ini dibenarkan Kepala Bareskrim Polri Komjen Idham Azis.

“Iya (Andi Arief ditangkap),” ujar Idham kepada ketika ditanya apakah petinggi Partai Demokrat yg ditangkap adalah Andi Arief, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Kabareskrim Benarkan Andi Arief Ditangkap Terkait Narkoba

Menurut informasi resmi dari pihak Mabes Polri, Andi Arief ditangkap oleh aparat kepolisian di sebuah kamar di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) malam.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Berikut fakta-fakta yg dirangkum terkait penangkapan mantan aktivis tersebut:

1. Positif memakai sabu

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M. Iqbal mengungkapkan, polisi telah melakukan tes urine terhadap Andi Arief. Hasilnya, Andi positif mengkonsumsi narkoba macam sabu.

Baca juga: Polisi: Andi Arief Positif Pakai Sabu

“Kami telah melakukan tes urine, terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamphetamine atau macam narkoba yg biasa disebut sabu,” ujar Iqbal dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Iqbal mengungkapkan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat buat mengkonsumsi narkoba.

Namun, barang bukti narkoba yg diduga dikonsumsi Andi Arief tak ditemukan di lokasi.

2. Andi Arief ditangkap seorang diri

Iqbal menegaskan, Andi Arief ditangkap seorang diri ketika digerebek.

Iqbal sekaligus membantah keterangan yg beredar bahwa Andi ditangkap bersama seorang wanita ketika digerebek.

Baca juga: Polisi Dalami Informasi Adanya Perempuan ketika Andi Arief Ditangkap

“Di TKP sesuatu diamankan, saudara AA,” ungkap Iqbal ketika jumpa pers.

Namun, polisi mendalami kemungkinan perempuan tersebut telah keluar sebelum terjadinya penangkapan.

“Pada ketika penggerebekan tak ada (perempuan). Itu sedang kalian dalami apakah telah check out atau tidak,” terang dia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol M Iqbal memberikan informasi terkait penangkapan politisi Partai Demokrat Andi Arief di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019). Dalam keterangannya M Iqbal membenarkan bahwa Andi Arief ditangkap pada Minggu (3/3/2019) di sebuah hotel di Jakarta Barat karena positif memakai narkoba macam sabu. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama. *** Local Caption *** ANTARA/Dhemas Reviyanto Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol M Iqbal memberikan informasi terkait penangkapan politisi Partai Demokrat Andi Arief di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019). Dalam keterangannya M Iqbal membenarkan bahwa Andi Arief ditangkap pada Minggu (3/3/2019) di sebuah hotel di Jakarta Barat karena positif memakai narkoba macam sabu. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama. *** Local Caption ***

3. Tak ada upaya perusakan barang bukti

Iqbal juga membantah keterangan adanya upaya penghilangan barang bukti yg dikerjakan oleh Andi Arief.

Foto dan keterangan yg beredar di dunia maya memamerkan Andi Arief menghilangkan barang bukti ke dalam kloset.

“Itu kan beredar kloset sampai copot, dan lain-lain. Sekali lagi, itu segala belum tentu benar. Jadi aku sampaikan, tak ada upaya-upaya penghilangan barang bukti,” ungkap dia.

4. Andi Arief berstatus terperiksa

Iqbal mengungkapkan bahwa Andi Arief berstatus terperiksa. Aparat kepolisian, katanya, memiliki waktu 3 x 24 jam buat menentukan status Andi Arief.

Baca juga: Ditangkap Polisi di Kamar Hotel, Andi Arief Berstatus Terperiksa

“Ya kan kami ada mekanisme, ada lex spesialis, di dalam proses penegakan hukum di narkoba ini. 3 x 24 jam,” tuturnya.

5. Diduga Andi Arief adalah pengguna

Hingga ketika ini, kepolisian masih menduga bahwa Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief sebagai pengguna narkoba macam sabu.

Aparat belum menemukan bukti bahwa Andi terlibat peredaran narkoba.

Baca juga: Polri: Andi Arief Diduga Hanya Pengguna Sabu, Kemungkinan Direhabilitasi

“Belum ditemukan bukti-bukti, fakta-fakta kuat apakah saudara AA berkolerasi dengan kelompok mana, mafia mana, dan lain-lain. Sampai ketika ini diduga kuat saudara AA cuma sebatas pengguna,” ucap Iqbal.

Penyidik masih menyelidiki lebih dalam apakah dipastikan Andi Arief cuma sebagai pengguna.

Jika dipastikan Andi Arief tak terlibat peredaran narkoba, maka mantan Staf Khusus Presiden era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono itu mampu dianggap korban.

“Kemungkinan direhab karena dia korban,” kata Iqbal.

6. Penangkapan Andi Arief bukan jebakan

Iqbal menegaskan penangkapan terhadap politisi Partai Demokrat Andi Arief bukanlah sebuah jebakan.

Baca juga: Polri Tegaskan Penangkapan Andi Arief Bukan Jebakan

Penggerebekan tersebut dikerjakan setelah Kepolisian menerima keterangan dari masyarakat.

Aparat kepolisian, menurut informasi Iqbal, bahkan tidak mengetahui bahwa yg mulai digerebek adalah politisi Partai Demokrat tersebut.

“Tidak ada sama sekali. Sudah kita sampaikan bahwa ini spontan. Kalau spontan tak ada manajemen persiapan. Dan kalian tak tahu yg di dalam itu Saudara AA,” ujar Iqbal.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca