Dua Hasil Uji Sampel Permen Negatif Narkoba, Polisi Akan Cek RSUD Kepulauan Meranti

oleh -111 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto mengaku bingung dengan hasil uji lab terhadap sampel permen yg dikonsumsi ibu dan balita di Kepulauan Meranti, Riau.

Pada pemeriksaan awal di Rumah Sakit Umum Daerah Meranti, hasil lab memamerkan keduanya positif narkoba.

Sementara, hasil tes ulang oleh Polres Kepulauan Meranti mereka dinyatakan negatif narkoba.

Pada hari ini, Rabu (4/4/2018), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan yg menguji sampel permen yg dikonsumsi menyatakan permen itu tak mengandung narkoba.

Baca juga : BPOM: Sampel Permen yg Dikonsumsi Ibu dan Balita di Riau Negatif Narkoba

Eko mengatakan, kepolisian mulai mendatangi RSUD Meranti buat melihat keadaan laboratoriumnya.

“Saya suruh minta alat tes urine yg digunakan RS Meranti supaya kalian dapat ketahui itu layak pakai atau tidak,” kata Eko ketika dihubungi, Rabu (4/4/2018).

Sebab, kata Eko, alat tes urine buat narkoba memiliki tanggal kadaluarsa.

Selain itu, polisi juga mulai melakukan pemeriksaan tambahan terhadap ibu dan balita tersebut.

“Ini sebelum makan permen, makan apalagi? Takutnya ada makan yg lain,” kata Eko.

Baca juga : Tes Ulang, Urine Ibu dan Balita yg Konsumsi Permen Kini Negatif Narkoba

Sebelumnya, R dan ibunya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba macam methamphetamine dan amphetaminesetelah memakan sebuah permen. Hasil tes tersebut dikeluarkan oleh rumah sakit setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, ibu dan anak tersebut mengaku tak mengonsumsi narkotika.

“Pengakuannya seusai memakan permen,” ucap La Ode.

Namun, setelah dikerjakan pengecekan ulang di Polres Meranti, sampel urine mereka dinyatakan negatif.

Kejadian tersebut disadari pada Jumat (30/3/2018). Saat itu, sang anak berperilaku aneh dan tak mampu tidur pada malam hari. Keluarga menduga, hal itu disebabkan permen yg dibelikan kakeknya di warung Abdul Roni (55).

TV Dua orang pelaku pengedar sabu dalam kemasan permen ditangkap polisi. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sabu seberat 3 ons.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca