Bawaslu: Mobil Dinas TNI Di Acara Relawan Prabowo Digunakan Purnawirawan

oleh -58 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Badan Pengawas Pemilu menyebut mobil berplat dinas militer yg mengangkut logistik di acara relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno digunakan oleh seorang purnawirawan TNI.

Hal tersebut diketahui berdasarkan temuan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Tanah Sareal Kota Bogor yg sedang berada di lokasi.

“Mobil TNI sedang diselidiki. Dan plat nomornya pada ketika itu kita menemukan, Panwascam tanah sareal kejadian di Kota Bogor, menegur yg bersangkutan pakai mobil plat dinas. Kemudian diganti dengan plat biasa,” kata Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Saat ditanya soal identitas pengguna mobil itu, Bagja belum mau mengungkapkan karena perkara ini masih dalam penyelidikan Bawaslu. Namun ia memastikan bahwa pengguna mobil dinas itu ialah purnawirawan, bukan TNI aktif.

Baca juga: BPN Prabowo-Sandiaga Bela 6 Guru Honorer yg Dipecat karena Pose Dua Jari

“Kami telah masukkan pada laporan pengawasan. Nanti kalian tindaklanjuti bagaimana penindakannya,” kata Bagja.

Sebuah video kendaraan berplat dinas TNI berisi logistik di acara relawan pendukung Prabowo-Sandi sebelumnya viral di media sosial. Video berdurasi 1 menit itu memamerkan sebuah mobil Mitsubishi Pajero hitam berpelat dinas militer 3005-00 terparkir di depan sebuah bangunan.

Ketika kamera video mengarah ke bagian belakang mobil yg terbuka, tampak di dalamnya plastik merah berisi logistik peserta acara.

Tampak pula sejumlah orang dari dalam kendaraan mengambil plastik merah itu kemudian menyerahkannya ke orang yang lain di luar mobil.

Baca juga: TNI Selidiki Mobil Dinas Militer yg Bagi-bagi Logistik di Acara Relawan Prabowo-Sandi

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi mengaku telah mendapatkan laporan mengenai video itu.

Berdasarkan pengecekan, Sisriadi mengakui, plat nomor tersebut seharusnya dimiliki oleh TNI aktif yg bertugas di Detasemen Markas (Denma) Mabes TNI.

Tapi ada kejanggalan. Sebab, berdasarkan data di Denma Mabes TNI sendiri, plat tersebut harusnya diletakkan di kendaraan sedan Mitsubishi Lancer, bukan Mitsubishi Pajero.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca