Jadi Saksi Kasus First Travel, Ini Penjelasan Vicky Shu

oleh -533 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Artis Vicky Shu memenuhi panggilan menjadi saksi dalam sidang perkara penipuan terhadap jamaah umroh yg dikerjakan First Travel. Pelantun Mari Bercinta 2 itu dipanggil bersama saksi lainnya yg berjumlah 10 orang di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (14/3).

BERITA TERKAIT
  • Pasca Kasus First Travel, Vicky Shu Lebih Hati-Hati Menerima Tawaran Endorse
  • Tak hadir sidang First Travel, Syahrini terancam pidana 9 bulan bui
  • Sidang First Travel, Vicky Shu sebut ‘Uang Rp 1.000 pun aku enggak berani ambil’

Vicky yg seharusnya meyampaikan kesaksiannya di urutan terakhir rupanya didahulukan menjadi saksi pertama lantaran sedang dalam keadaan hamil. Awalnya tersiar kabar, Syahrini juga mulai tiba sebagai saksi. Namun tak ada nama Syahrini di jajaran saksi tersebut. Usai menjalani sidang selama kurang lebih sesuatu jam, Vicky dan pengacaranya pun memberikan informasi kepada awak media.

“Pada hari ini mbak Vicky tiba bagi sidang pertama perkara First Travel dan sini mbak Vicky dipanggil keterangannya cuma sebagai saksi. Saya mampu jelaskan seperti pertanyaan di dalam. Bahwa mbak Vicky kenal dengan saudari Anniesa Hasibuan karena sesama desainer, mbak Vicky desainer sepatu dan mbak Anniesa desainer baju muslim. Mereka ktemu dalam acara New York Fashion Week dan mbak Vicky juga kenal dan ketemu suami mbak Anniesa di acara tersebut,” ujar Tantri Benarto terus kuasa hukum Vicky Shu.

“Pada awal keberangkatan itu pada bulan Desember 2015, mbak Vicky pada waktu itu ditawarkan oleh ibu Anniesa jasa First Travel dan pegawai First Travel menelpon mba Vicky segera dan Vicky menyetujui biaya yg dibayarkan. Jadi keberangkatannya pada Desember 2015 itu Vicky bayar sendiri dengan paket reguler. Malah bayarnya lebih dari paket reguler yg ditawarkan First Travel, nilainya 34 juta 450 ribu. Karena pada waktu itu Vicky berangkat sendiri tak bersama ibunya, kamarnya juga sendiri,” lanjutnya.

Usai menjalani umrah pada tahun 2015 dengan biaya sendiri, Vicky kembali menjalani ibadah umrah pada tahun 2017. Kali ini, Vicky diberangkatkan gratis dengan syarat mewawancarai dua jamaah. Bisa dikatakan Vicky juga bekerja bagi First Travel selama berada di tanah suci.

“Tahun 2017, Vicky kembali mau umroh dan Vicky pada bulan Maret Anniesa Hasibuan tau mbak Vicky mau umroh dan dia menawarkan buat berangkat bersama Anniesa sekalian meminta tolong sebagai teman, dimana mbak Vicky diminta blusukan ke jemaah First Travel yg berbarengan ke sana. Sekaligus bagi foto dan video dengan testimoni dengan jamaah First Travel tersebut dan sesampainya di Indonesia mbak Vicky juga diminta Anniesa bagi upload foto pada ketika umroh bersama First Trvel di sana. Setiap kegitan di sana di upload di Instagram Vicky,” papar Tantri Benarto.

“Jadi kalau mau dibilang endorse, mungkin mampu dibilang endorse juga karena kan endorse banyak jenisnya. Ada yg paid promote, ada yg barter. Jadi ya memang mampu dibilang endorse. Tapi memang ada pekerjaan yg aku jalani secara enam hari. Jadi seandainya memang dihitung biaya endorse yg harusnya dikeluarkan mulai jauh di atas tiket pesawat atau pun hotel yg dibayarkan First Travel gitu,” pungkas Vicky Shu.

(kpl/rhm/frs)

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca