WhatsApp Benar-benar Akan Dijejali Iklan

oleh -119 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

— Apa yg dikhawatirkan pengguna WhatsApp selama ini mulai benar terjadi. WhatsApp resmi mengonfirmasi bahwa aplikasi layanan pesan instan mereka mulai kedatangan iklan. Kabar itu diumumkan segera oleh Vide President WhatsApp Chris Daniels.

“Kami mulai menempatkan iklan di (tab) Status,” ungkap Daniels, sebagaimana Tekno lansir dari Trusted Reviews, Kamis (1/11/2018).

Daniels beralasan bahwa skema ini mampu menjadi ladang pundi-pundi baru buat WhatsApp ke depannya. Khususnya buat para pelaku bisnis bagi berhubungan segera ke target konsumennya.

Sayangnya, Daniels masih bungkam soal jadwal peluncuran iklan ini di WhatsApp. Beberapa laporan menyebut bahwa monetisasi lewat iklan di tab Status ini mulai akan bergulir pada awal 2019.

Sebelumnya memang beredar bocoran tentang iklan WhatsApp di platform Android dan iOS. Berita sebelumnya mengabarkan, monetisasi WhatsApp mulai didukung sepenuhnya oleh fasilitas sistem periklanan Facebook, yg menginduki WhatsApp dan Instagram.

Baca juga: Begini Cara Bikin Status Foto dan Video di WhatsApp

Skema iklan di WhatsApp kemungkinan mulai serupa dengan yg ada di Instagram. Iklan mulai muncul ketika pengguna menggulir Stories, atau fitur Status kalau di WhatsApp.

Kabar soal monetisasi WhatsApp telah lama tersiar. CEO Facebook Mark Zuckerberg disinyalir telah lama menginginkan skema bisnis ini berlaku, bahkan sebelum diakuisisi pada 2014.

Itikad ini pula yg diakui pelopor WhatsApp, Brian Acton, sebagai salah sesuatu alasan dirinya hengkang dari WhatsApp 2017 lalu.

Empat tahun setelah diakuisisi Facebook dengan nilai 19 miliar dollar AS, WhatsApp kini memiliki 1,5 miliar pengguna di segala dunia, mendekati total pengguna Facebook sebesar 2,3 miliar.

Jumlah pengguna sebesar itu cukup meyakinkan untuk para pengiklan bagi mempromosikan produknya. 

Baca juga: Cerita di Balik Mundurnya Para Pendiri WhatsApp dari Facebook

Selain mencari uang lewat iklan, WhatsApp juga akan masuk ke area bisnis dengan menawarkan layanan berbayar WhatsApp Business agar pelaku usaha buat mampu segera menghubungi pelanggan via pesan teks.

Perusahaan mana pun yg memakai layanan ini mulai dipungut biaya antara setengah sen (0,005 dollar AS atau sekitar Rp 76) hingga 9 sen (0,09 dollar AS atau sekitar Rp 1.366) buat setiap pesan yg dikirim ke konsumen potensial, tergantung negara.

Awal tahun lalu, WhatsApp mengonfirmasi bahwa 100 perusahaan sudah menguji mencoba fitur ini.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca