Uber Dikabarkan Sepakat Jual Bisnis Asia Tenggara Ke Grab

oleh -556 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Setelah proses negosiasi berbulan-bulan, Uber akhirnya sepakat menjual bisnis operasionalnya di Asia Tenggara ke Grab. Setidaknya begitu menurut sumber dalam yg familiar dengan hal ini.

Sumber tersebut mengatakan, Uber masih mulai menggenggam saham sekitar 25 hingga 30 persen atas bisnisnya di Asia Tenggara, pasca pindah tangan ke Grab.

Konsolidasi antara Uber dan Grab dimediasi SoftBank Group, yakni penanam modal di kedua perusahaan. Ini bukan kali pertama Uber menjual bisnisnya ke pemain lokal.

Sebelumnya Uber sudah menyerahkan bisnisnya di China, ke Didi Chuxing pada 2016 lalu. Setelah itu, bisnis di Rusia pun dialihkan ke Yandex pada 2017.

Persentase saham yg dipertahankan Uber berbeda-beda. Dengan Didi Chuxing 17,5 persen, sementara dengan Yandex lebih besar, yakni 37 persen, sebagaimana dihimpun Tekno, Senin (26/3/2018), dari Bloomberg.

Baca juga: Video Detik-Detik Mobil Tanpa Sopir Uber Tabrak Pedestrian hingga Tewas

Sejak di bawah kepemimpinan CEO Dara Khosrowshahi, fokus Uber memang lebih mengarah ke peningkatan profit dan stabilitas perusahaan. Pasalnya, laporan terakhir menyebut kerugian Uber melonjak 61 persen sepanjang 2017, menjadi 4,5 miliar dollar AS atau setara Rp 60 triliun.

Hal ini tidak lepas dari reputasi buruk Uber, menyusul bertubi-tubi peristiwa saat masih dinakhodai Travis Kalanick. Jika selalu begini, rencana Uber bagi IPO dan mengumpulkan lebih banyak dana segar diprediksi bakal tertunda.

Kemitraan dengan pemain lokal menjadi strategi buat menghimpun duit dan menutup kerugian. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Uber maupun Grab, kami tunggu saja.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca