Tipu Facebook Dan Google Rp 1,7 Triliun, Pria Ini Diancam Penjara 30 Tahun

oleh -65 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Di era digital seperti sekarang, bahkan raksasa teknologi jenis Google dan Facebook pun dapat menjadi korban penipuan dengan teknik phising via e-mail.

Kejahatan tersebut dikerjakan oleh Evaldas Ramasauskas, seorang pria 50 tahun warga Lithuania, yg mengaku bersalah sudah melakukan penipuan terhadap Google dan Facebook.

Ramasauskas menggasak dana 23 juta dollar AS dari Google pada 2013, dulu berlanjut mencuri 98 juta dollar AS dari Facebook pada 2015. Total uang yg dibawa kabur oleh dia pun mencapai 121 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun.

Ramasauskas ditangkap dan diekstradisi ke New York, Amerika Serikat, pada Agustus 2017. Dia terancam hukuman penjara hingga 30 tahun akibat kejahatannya. Vonis Ramasauskas mulai diumumkan pengadilan pada 24 Juli mendatang.

“Saya sepenuhnya paham bahwa aksi aku yaitu tindak penipuan,” akunya, sebagaimana dirangkum Tekno dari Bloomberg, Kamis (28/3/2019).

Baca juga: Cerita Tukang Servis Layar iPhone yg Dituntut Apple

Bagaimana Ramasauskas mampu menipu beberapa raksasa Silicon Valley? Pria paruh baya itu berpura-pura menjadi perwakilan Quanta Computer, perusahaan yang berasal Taiwan yg memang kadang berbisnis dengan Google dan Facebook.

Lewat e-mail yg dikirimkan ke pegawai keuangan di kedua perusahaan, dia meminta agar transfer uang bagi pembayaran proyek Google dan Facebook dialihkan ke rekening bank yang lain yg beralamat di Latvia dan Siprus.

Padahal, beberapa rekening bank itu yaitu rekening pribadi Ramasauskas, yg dibuat agar seolah-oleh mengatasnamakan Quanta Computer.

“Kami mendeteksi penipuan tersebut dan segera melapor ke otoritas,” sebut seorang juru bicara Google. “Dana berhasil dikembalikan dan kalian puas persoalan ini selesai.”

Facebook turut menyuarakan hal senada. “Kami sudah berhasil mendapatkan kembali sebagian besar dana yg dicuri dan bekerja sama dengan pihak berwajib dalam investigasinya,” ujar juru bicara Facebook.

Adapun Ramasauskas kini meringkuk di balik jeruji. Seorang jaksa menyampaikan bahwa Ramasauskas mengira mampu melakukan penipuan sambil bersembunyi di balik layar. “Sekarang dia tahu bahwa keadilan Amerika Serikat milik jangkauan yg jauh,” katanya.

Baca juga: 19 Kata yg Hanya Dimengerti oleh Karyawan Google

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca