Perangi Middle Man, Indonesia Logistic Community Manfaatkan Aplikasi ILCHAT

oleh -328 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Untuk menekan biaya logistik terutama pengiriman jarak jauh, sekaligus menekan kehadiran ‘middle man’, Indonesia Logistic Community (ILC) telah mengoperasikan ILCHAT. Ini aplikasi chatting berbasis web dan smartphone berbasis Android. Aplikasi ini berguna menolong anggota yg membutuhkan keterangan jasa logistik dan interkoneksi dengan pelaku jasa logistik di kota lain.

BERITA TERKAIT
  • Deretan bahaya WhatsApp, mampu mata-matai dan disusupi hacker
  • Waze for Brand, cara Waze cari duit
  • Deretan aplikasi anti-stalker yg mudahkan blokir orang tidak dikenal

Teguh Siswanto, founder ILC, menjelaskan ILCHAT ini berfungsi membangun komunikasi antarpelaku logistik di Indonesia. Para penggunanya adalah pemain logistik. Misalnya, seandainya ada anggota yg mau kirim barang ke sesuatu daerah, mereka mampu mendapatkan saran dan berdiskusi segera dengan para pemain logistik yang lain di daerah tujuan

“Dengan cara ini kalian berusaha mengurangi peran middle man,” beber Teguh dalam informasi persnya di Jakarta, kemarin.

Kata dia, Kalau middle man itu profesional, kita setuju saja. Namun, kalau cuma jadi pemain buat ambil margin lebih besar, bisnis ini jadi kacau. Misalnya, aku mau kirim barang ke Papua, munculnya middle man membuat ongkos logistik jadi tinggi. Kami juga telah sampaikan ini ke pemerintah bagaimana caranya agar biaya logistik tak terlalu mahal.

Komunitas Logistik Indonesia atau Indonesia Logistic Community (ILC) dideklarasikan di Jakarta, akhir minggu lalu. Komunitas ini menghimpun lebih dari 450 perusahaan di bisnis jasa logistik darat, laut, udara, trucking hingga warehousing.

Teguh Siswanto, founder ILC, menyampaikan deklarasi ini komunitas pelaku industri logistik di Tanah Air ini dibentuk buat meningkatkan sinergi antarpelaku usaha logistik. Selain bagi memperbaiki komunikasi antarpelaku logistik, dengan saling kenal, mereka dapat saling bersinergi, serta menjalin hubungan bisnis.

“Dengan ILC, kalian ingin mengatasi kendala-kendala dengan memulai dari hal-hal kecil. ILC formatnya masih komunitas antar pelaku logistik di Indonesia. Kami ada asosiasi usaha seperti Aptrindo dan Asperindo, sehingga kalian berusaha memberikan masukan ke asosiasi,” ujar Teguh di sela acara deklarasi ILC di Jakarta, kemarin.

Teguh menjelaskan deklarasi ILC ini juga disertai dengan pembentukan susunan pengurus ILC, yg terdiri dari ketua umum, ketua harian, sekretaris jenderal dan dua pos pokok lain, yg mulai dilanjutkan dengan meeting kerja. Deklarasi ini diikuti pelaku industri shipping line, e-commerce, paket dan pos, trucking, warehouse, dan yang lain lain. Total anggota ILC ketika ini mencapai 1.057 anggota. Ini yaitu event ketiga yg digelar buat menguatkan simpul-simpul bisnis logistik di Indonesia.

“Dari ujung ke ujung, menyambung, sampai titik terluar di Indonesia, agar biaya logistik mampu kita tekan lebih rendah,” pungkas dia. [idc]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca