Paspor Hilang Di Luar Negeri? Gunakan Aplikasi Ini

oleh -210 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Bepergian ke luar negeri adalah hal yg menyenangkan. Kita dapat mendapatkan pengalaman, suasana, hingga pelajaran baru ketika berada di luar negeri.

BERITA TERKAIT
  • Cara membuat paspor online, e paspor dan visa buat umroh atau liburan
  • Kim Jong Un dan ayahnya gunakan Paspor Brasil bagi kunjungi negara-negara Barat
  • Polisi duga 72.000 pemohon fiktif pembuatan paspor adalah calo

Namun liburan itu bakal menjadi mimpi buruk saat kalian kehilangan paspor. Tapi sekarang tidak perlu khawatir lagi. Sebab, Kementerian Luar Negeri Indonesia belum lama ini launching Safe Travel, aplikasi bagi melindungi Warga Negara Indonesia di luar negeri.

Aplikasi berbasis multiplatform (Android dan iOS) ini juga dapat dimanfaatkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Aplikasi Safe Travel 2018 Merdeka.com

“Intinya Safe Travel dibuat karena negara ingin hadir buat melindungi segala WNI. Sekarang negara hadir dalam genggaman. Ini adalah inovasi perlindungan WNI zaman now,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di acara Safe Travel Fest bertajuk Responsibly Fun di Jakarta, belum lama ini.

Sejatinya aplikasi ini telah dirilis pada Januari 2017. Hanya saja ketika itu masih versi beta. Nah, peluncuran aplikasi Safe Travel (@safetravelkemlu) ini sendiri diilhami dari bencana gempa bumi Nepal pada 2015 silam.

Antarmuka Simpel dan Menyenangkan
Dari segi tampilan, antarmukanya kelihatan simpel dan menyenangkan. Banyak keterangan lengkap di 180 negara di dunia yg dibutuhkan WNI dan TKI dari aplikasi yg dapat diunduh gratis ini.

Ada juga keterangan tentang tingkat keamanan dan kerawanan suatu negara yg ditandai dengan indikator warna.

Aplikasi Safe Travel 2018 Merdeka.com

Bukan itu saja, WNI juga dapat mengetahui keterangan kontak perwakilan RI, hukum dan tata aturan yg berlaku di masing-masing negara, mata uang setempat, tempat ibadah, lokasi wisata, maupun keterangan kuliner.

“Ada juga infografis yg menghibur dan mampu menjadi bacaan ketika perjalanan menuju negara tujuan. Ada keterangan yang lain juga termasuk colokan listrik yg dipergunakan negara tujuan,” lanjut Retno.

Aplikasi ini sangat utama karena tren wisata ke luar negeri makin meningkat. Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, hampir 3 juta WNI berada di luar negeri, mayoritas (2,8 juta orang) adalah pekerja migran. Sisanya pelajar dan Anak Buah Kapal (ABK).

Dilengkapi Tombol Darurat
Fitur utama yang lain yakni tombol darurat (panic button). Dalam kondisi darurat, WNI yg berada di luar negeri mampu memakai fitur ini buat mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian.

“Aplikasi ini sangat utama untuk kami seandainya ingin merencanakan perjalanan ke luar negeri. Jadi kami merasa mendapat perlindungan negara,” kata Dewi Anggraini, salah sesuatu pengunjung Safe Travel Fest yg mengunduh aplikasi ini.

Jadi sekarang seandainya ingin ke luar negeri WNI nggak perlu khawatir lagi deh. Tinggal klik Safe Travel, mampu mampu deh keterangan yg diinginkan, termasuk bisa segera melaporkan kejadian dan mendapatkan respons cepat.

Sumber: Liputan6.com [ara]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca