Obligasi Indosat Ooredoo Melonjak 1,5 Kali

oleh -132 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Indosat Ooredoo menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap III Tahun 2018 dengan rencana awal sebesar Rp2 triliun. Namun, besarnya minat investor dalam masa penawaran awal obligasi (bookbuilding) yg berlangsung sejak 23 Maret 2018 sampai 10 April 2018 permintaan mencapai Rp3,05 triliun.

BERITA TERKAIT
  • Indosat sebut sudah lakukan pemblokiran nomor penyalahgunaan NIK
  • Indosat luncurkan GIG-To-GO, layanan home fiber internet prabayar pertama di RI
  • Indosat sebut tambah BTS di wilayah pedalaman di 7 provinsi

Akhirnya, operator seluler ini menetapkan meningkatkan jumlah emisi final obligasi tersebut menjadi sebesar Rp2,719 triliun.

Obligasi yg diterbitkan kali ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 1,5 kali. Obligasi ini yaitu bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai total Rp9 triliun yg sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, menjelaskan penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap III Tahun 2018 diterima positif oleh pasar.

“Dana hasil penerbitan obligasi itu bakal digunakan bagi refinancing,” kata Deva dalam informasi resminya, Kamis (19/4).

Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap III Tahun 2017 ini memiliki dua jangka waktu merupakan Seri A selama 370 hari, Seri B selama 3 tahun, Seri C selama 5 tahun, Seri D selama 7 tahun, dan Seri selama 10 tahun.

Tingkat suku bunga (coupon) terdiri atas Seri A sebesar 6,05 persen per tahun, Seri B sebesar 7,40 persen per tahun, Seri C sebesar 7,65 persen per tahun, Seri D sebesar 8,20 persen per tahun, dan Seri E 8,70 persen per tahun.

Indosat mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 2,8 persen menjadi Rp1,1 triliun pada 2017. Kenaikan laba bersih ditopang pertumbuhan pendapatan dan berbagai inisiatif Perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, transformasi bisnis dan organisasi, marketing produk yg agresif, serta efisiensi beban keuangan.

Dengan strategi itu, Indosat mengklaim berhasil membukukan pertumbuhan kuat dan positif selama tahun 2017. Selama tiga tahun berturut-turut Indosat Ooredoo sudah berhasil membukukan pertumbuhan positif yg menggembirakan.

Untuk mendukung ekspansi dan strategi ke depan, Indosat Ooredoo mulai selalu tidak mengurangi jumlah BTS dan meningkatkan layanan kepada pelanggan. Indosat Ooredoo sudah membangun 4.874 BTS tambahan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana 51 persen di antaranya yaitu BTS 4G buat menunjang pertumbuhan penggunaan data yg sangat tinggi. Total jumlah BTS Indosat Ooredoo pada akhir 2017 adalah 61.357 BTS.

“Indosat Ooredoo sangat serius melakukan ekspansi bisnisnya terutama di luar Jawa. Hal ini ditunjukkan dengan penambahan investasi dan CAPEX perusahaan menjadi sebesar Rp8 triliun bagi tahun 2018. Peningkatkan CAPEX ini yaitu wujud keseriusan perusahaan dalam mengeksekusi strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas jaringan, terutama di luar Jawa,” katanya. [ara]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca