MotoGP 2018 Argentina Dan Perseteruan Rossi Vs Marquez Kuasai YouTube Trending

oleh -290 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

MotoGP 2018 Argentinayang digelar akhir minggu dahulu ternyata menyisakan sebuah cerita yg menarik. Bukan lagi maasalah siapa yg juara dalam balapan seri kedua tersebut, melainkan insiden yg melibatkan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez.

BERITA TERKAIT
  • XL Axiata, YouTube, dan Evercoss luncurkan smartphone 4G “XTREAM”
  • Usai melukai 3 orang, tersangka penembakan di markas Youtube akhiri hidupnya
  • Pelaku tewas dan 4 orang luka pada tragedi penembakan di markas YouTube

Dalam pencarian YouTube sejak kemarin dan hari ini, trending top 10 dikuasai oleh video yg berkaitan dengan insiden MotoGP 2018 Argentina. Menurut pantauan merdeka.com (10/4), dari 10 video trending di YouTube, 9 di antaranya adalah video yg membahas mengenai insiden Rossi vs Marquez.

Trending nomor sesuatu dihuni oleh video yg berjudul ‘RUNTUTAN DRAMA MOTOGP ARGENTINA 2018!! Insiden Termas Clash Ala Marquez Bikin Rossi Marah Besar!’. Video tersebut diunggah oleh channel Liputan Trends yg ketika berita ini tayang, telah dilihat 1,8 juta kali.

Rossi vs marquez 2018 Bleacherreport.net

Seperti yg kami tahu, usai ‘Sepang Clash’ pada 2015 lalu, kini ‘Termas Clash’ menjadi ‘judul’ dari babak kedua perselisihan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi. Keduanya kembali menjadi sorotan usai Marquez melakukan manuver berisiko ketika berusaha menyalip Rossi pada Lap 21 MotoGP Argentina pada MInggu (8/4).

Marquez melakukan manuver ini di Tikungan 13 demi merebut posisi ketujuh dari Rossi. Sayang, keduanya justru bersenggolan dan membuat Rossi terjatuh. The Doctor harus puas finis di posisi 19, sementara Marquez yg melewati garis finis di posisi lima, mendapat hukuman 30 detik dan dinyatakan finis di posisi 18.

Usai balap, Rossi pun melontarkan kritikan tajam pada Marquez, mengingat terhitung ada empat rider yg mengalami insiden senggolan dengan rider Spanyol tersebut. Selain Rossi, Aleix Espargaro, Takaaki Nakagami dan Franco Morbidelli juga menjadi ‘korban’, namun beruntung ketiganya tidak terjatuh.

“Saya baik-baik saja, tetapi ini situasi yg sangat buruk, karena Marc menghancurkan olahraga kami, karena ia tidak milik rasa hormat pada rivalnya. Tidak pernah. Jika Anda ambil contoh soal apa yg terjadi akhir minggu ini, sesuatu per sesuatu hal ini mampu terjadi pada seluruh orang,” ujar Rossi kepada MotoGP.com.

“Anda mampu melakukan kesalahan pada pengereman dan Anda mampu menyenggol rider lain, ini mampu terjadi dan begitulah dunia balap. Tapi sejak Jumat (6/4) pagi, ia melakukan hal jenis ini kepada Maverick dan Dovi. Ia melakukannya juga pada aku Sabtu (7/4) pagi, dan hari ini dalam balapan ia mendorong empat rider,” lanjut rider Italia ini.

Rossi bahkan menuduh Marquez sengaja ingin membuat para rivalnya berjatuhan hingga membuat level bahaya MotoGP kian tinggi dari sebelumnya. Sembilan kali juara dunia ini pun percaya bila tindakan Marquez dibiarkan begitu saja, maka rider yang lain mulai menganggap manuver jenis itu sah-sah saja dilakukan.

“Ia melakukannya dengan sengaja, dan itu bukan kesalahan, karena ia tahu ia takkan jatuh dan Andalah yg jatuh. Ia berharap Anda terjatuh. Jadi seandainya ia akan main-main begini, ia telah naik level ke titik berbahaya. Jika segala rider balapan seperti ini, tanpa rasa hormat pada rival sementara ini olahraga yg sangat berbahaya, maka seluruh dapat berakhir dengan buruk,” pungkas Rossi. [ega]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca