Menkominfo Jelaskan Kebijakan Registrasi SIM Prabayar Pasca-30 April

oleh -191 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara meluruskan kembali kebijakan soal registrasi kartu SIM prabayar. Sebelumnya, Rudiantara menyampaikan nomor yg belum mendaftar hingga tenggat 30 April 2018 mulai hangus, bukan sekadar diblokir.

Artinya, pelanggan nomor tersebut harus membeli nomor baru dan melakukan registrasi dengan mekanisme pendaftaran nomor baru, bukan nomor lama.

Kini, Rudiantara menyampaikan kebijakan tersebut dikembalikan ke operator masing-masing, apakah nomor yg belum registrasi pasca tenggat 30 April 2018 masih dapat aktif atau tidak. Mekanismenya juga diserahkan ke industri.

Baca juga: Setelah 1 Mei, Masih Bisa Registrasi Kartu Prabayar di Gerai Operator

“Tanggal 30 (April) kemarin jam 00.00 telah selesai. Kemudian nanti kalau mau di-recycle oleh operator dalam dua hari boleh. Ada yg misalnya layani lewat ritel saja atau lewat mana, silakan,” kata dia, Senin (7/5/2018).

“Strategi distribusi itu yaitu kebijakan operator. Saya nggak mau masuk ke sana karena itu ada faktor kompetisi,” ia menambahkan.

Yang jelas, ia menegaskan bahwa setiap nomor prabayar yg aktif harus melalui tahap registrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

“Tidak boleh aktif sebelum registrasi,” ujarnya.

Menteri yg kerap disapa Chief RA itu juga sesumbar jumlah rekonsiliasi kartu prabayar yg berhasil teregister mulai diumumkan sebelum memasuki bulan puasa/Ramadhan. Jumlah rekonsiliasi itu dikombinasikan dari data operator seluler dan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga: Poin-poin yg Perlu Diketahui setelah Masa Registrasi Kartu Prabayar Usai

Jumlah rekonsiliasi tersebut mulai menjelaskan berapa jumlah pelanggan aktif masing-masing operator. Tak ada lagi pelanggan “bayangan”, yg terdaftar tapi tidak aktif.

Diketahui, periode registrasi kartu SIM prabayar dimulai sejak 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Setelah tenggat itu, nomor prabayar yg belum registrasi diblokir sebagian.

Selanjutnya, tahap kedua dimulai dari 1 Maret 2018 hingga 30 April 2018. Bagi yg belum registrasi juga, nomor prabayar mulai diblokir total. Bisa aktif kembali pasca registrasi di gerai operator seluler.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca