Mark Zuckerberg Dituntut Minta Maaf Ke Presiden Jokowi

oleh -82 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Dugaan kebocoran data pengguna Facebook Indonesia, akhirnya berbuntut panjang. Facebook digugat beberapa LSM yang berasal Indonesia yakni Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMII) dan Indonesia ICT Institute (IDICTI).

BERITA TERKAIT
  • Menkominfo nilai Facebook tidak kooperatif soal laporan konten negatif
  • Cara menghapus akun Facebook secara permanen di PC atau Android, meskipun lupa password
  • VP Facebook direncanakan bakal bertemu Menkominfo minggu depan

Bahkan dalam sesuatu poin gugatan itu mendesak CEO sekaligus pelopor Facebook, Mark Zuckerberg meminta maaf kepada Presiden Jokowi.

Ketua LPPMII Kamilov Sagala mengatakan, skandal kebocoran dan penyalahgunaan data pengguna Facebook sudah menodai kehormatan dari Presiden Jokowi yg sempat mengunjungi Mark Zuckerberg di kantor pusat Facebook, Menlo Park, Silicon Valley, Amerika Serikat (AS) pada 2017.

tu jelas saja sudah melukai segala rakyat Indonesia, kata Kamilov dalam keterangannya, Rabu (16/5).

Kata dia, semua petinggi Facebook harus mengutarakan permintaan maafnya kepada Presiden Jokowi serta rakyat Indonesia secara tertulis dan terbuka ke segala dunia. Permintaan maaf menurutnya tidak perlu menunggu putusan pengadilan.

Pada kesempatan yg sama, Ketua IDICTI Heru Sutadi, menilai Facebook sebaiknya merilis daftar akun pengguna yg disalahgunakan kepada publik.

Ini serius dan mendesak, kedaulatan, dan keamanan negara RI harus diutamakan, katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kenyataannya konten negatif di Facebook Indoneisa hanya sebagian kecil saja yg dapat ditanggulangi. Padahal, konten negatif selalu tumbuh setiap detik.

Tutup atau mati, merdeka berdaulat, titik, tegasnya.

Selanjutnya Kuasa hukum Rhama R.V. yg juga managing partner Law office EQUAL & Co. Counselors and Attourneys at Law menyampaikan bahwa gugatan class action ke facebook ini, bukan persoalan siapa yg mulai menang atau kalah tetapi agar segala dunia mengetahui bahwa Masyarakat Indonesia taat dan sadar hukum.

Hukum harus ditegakkan, walaupun langit runtuh, tutup Rhama.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Jeko I. R [ara]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca