Kata Fotografer Profesional Soal Kamera Galaxy S9

oleh -158 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

PARIS, – Peluncuran duo flagship Galaxy S9 dan S9 Plus di Barcelona, Spanyol, turut dihadiri David Soong. Ia adalah fotografer profesional sekaligus pelopor layanan jasa fotografi “Axioo” dan “Sweet Escape”.

Bukan hanya itu, David Soong juga yaitu pebisnis andal di industri food and beverage (F&B). Ia menggagas Boga Group sejak 2002 lalu, perusahaan yg menaungi restoran kenamaan seperti Bakerzin, PepperLunch, Paradise Dynasty, Shaburi, dsb.

David Soong sesumbar selama ini setia memakai seri smartphone Samsung Galaxy. Ia pun berniat beralih ke Galaxy S9 dari ponselnya ketika ini, Galaxy Note 8.

Menurut David, Galaxy S9 dan S9 Plus membawa teknologi kamera smartphone ke level berikutnya. Semua orang dapat membuat konten visual yg apik, sehingga fotografi lebih membumi ke berbagai kalangan.

Baca juga: Secanggih Apa Kamera Samsung Galaxy S9?

Fotografi buat semua

“Dulu orang yg mau bikin foto dan video bagus harus milik knowledge mendalam. Mereka juga dituntut milik gear profesional. Sekarang inovasi teknologi kamera di smartphone memudahkan seluruh orang bagi create konten bagus,” kata David kepada jurnalis Tekno di Barcelona, Spanyol, Selasa (28/2/2018).

“Galaxy S9 ini benar-benar game-changer,” ia menambahkan.

Fitur kesukaan David dari Galaxy S9 adalah perekaman super slow-motion 960 fps 720p. David mengatakan, ada banyak momen-momen berharga yg mampu dibuat lebih dramatis dan bermakna dengan efek slow-motion.

“Misalnya pas wedding day ada momen melepas burung atau pas pengantin pelukan. So many of those moments yg cocok banget dengan slow-motion,” ia menuturkan.

Bukan hanya pada momen-momen penting, slow-motion juga mampu membuat peristiwa keseharian lebih menarik. David Soong menilai fitur slow-motion ini bisa merangsang kreativitas pengguna dalam mencari ide video.

Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4./ OIK YUSUF Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.

(Slow-motion) mampu buat objek-objek yang geraknya cepat, seperti kereta, sepeda, atau orang lari. Kebayang juga kalau milik binatang peliharaan, misalnya anjing ngeringin bulunya habis mandi, atau ikan lagi makan, atau kucing lagi lompat. Akan sangat fun penggunaan slow-motion ini,” David mencontohkan.

Baca juga: Mengapa Kamera Galaxy S9 Dibekali 2 Bukaan Lensa Berbeda?

Setara dengan kamera profesional

Menurut David, kualitas slow-motion di Galaxy S9 telah mumpuni. Bahkan, buat keadaan tertentu, David menyampaikan Galaxy S9 dapat dipakai buat kebutuhan video klien Axioo.

“Kamera profesional yg ukurannya besar sering membuat orang merasa terintimidasi. Ada yg jadi malu dan akhirnya hasil foto atau video nggak natural. Untuk keadaan seperti ini, Galaxy S9 mampu banget jadi alternatif,” kata dia.

Selain itu, David juga kerap kesulitan menjepret atau merekam momen di dua tempat, gara-gara membawa kamera profesional. Jika cuma dengan smartphone, seluruh dapat lebih lancar.

“Beberapa tempat nggak memperbolehkan akses bagi kamera profesional. Biasanya izinnya ribet. Kalau pakai smartphone aksesnya bebas,” ujarnya.

Meski merasa sangat terbantu dengan inovasi kamera smartphone, David Soong tidak serta-merta meninggalkan kamera profesional. Ia memakai kamera smartphone dan kamera profesional sesuai porsi dan kebutuhan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca