Kamera Pengawas Pun Bisa Disusupi Hacker

oleh -303 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Para ahli Kaspersky Lab sudah menemukan dua kerentanan keamanan pada kamera pengawas dari produsen ternama yg tidak jarang digunakan bagi memonitor bayi, atau buat pengawasan keamanan internal di rumah dan kantor.

BERITA TERKAIT
  • Komunitas SBH pertimbangkan beri pendampingan hukum tiga anggota yg ditangkap
  • Hacker Surabaya Black Hat tidak jarang diminta kelola sistem IT instansi
  • Sepak terjang Surabaya Black Hat, mahasiswa jurusan IT retas 600 situs

Menurut penelitian, kerentanan yg tak diketahui ini memungkinkan penyerang mendapatkan akses jarak jauh terhadap rekaman video dan audio dari kamera pengawas, menonaktifkan perangkat dari jarak jauh, sewaktu-waktu launching kode berbahaya pada kamera pengawas dan melakukan banyak hal lainnya.

Kamera pengawas modern ini memiliki sejumlah fitur canggih, yg memberikan pengguna berbagai kemudahan seperti pengguna mampu memanfaatkan perangkat canggih ini bagi memonitor bayi atau sebagai sistem pengawasan yg dapat mendeteksi penyusup saat tak ada orang di rumah atau di kantor.

Namun, apakah kamera pengawas ini sudah di desain dengan memikirkan sisi keamanan dan bagaimana seandainya kamera pengawas ini malah berbalik memperhatikan Anda, dan bukannya mengawasi rumah Anda

Berdasarkan hasil analisis yg pernah dikerjakan oleh banyak periset keamanan yang lain juga memamerkan bahwa kamera pengawas pada umumnya cenderung memiliki kerentanan keamanan pada tingkatan yg berbeda-beda.

Namun, dalam penelitian terbaru, para ahli Kaspersky Lab menemukan satu yg luar biasa: tak cuma satu, namun segala lini kamera pengawas dari produsen tertentu ternyata rentan terhadap sejumlah serangan jarak jauh yg merusak

Saat melakukan penelitian ini, para ahli Kaspersky Lab berhasilmengidentifikasi hampir sebanyak 2.000 kamera rentan yg bekerja secara online, tapi ini yaitu kamera yg memiliki alamat IP mereka sendiri, karenanya segera tersedia melalui internet. Jumlah sebenarnya dari perangkat rentan yg ditempatkan di belakang router dan firewall sebenarnya mampu lebih banyak lagi.

“Seperti yg kami ketahui, miningmerupakan salah sesuatu macam ancaman keamanan penting yg harus dihadapi bisnis, IoT mining yaitu tren yg muncul karena meningkatnya prevalensi perangkat IoT, dan mulai selalu meningkat,” kata Vladimir Dashchenko, Head of Vulnerabilities Research Group di Kaspersky Lab ICS CERT dalam keterangannya, Senin (19/3).

Selain itu, para ahli menemukan fitur yg tak tercatat, yg mampu digunakan oleh produsen dengan tujuan melakukan uji produksi terakhir. Namun, pada ketika yg sama penyerang dapat memakai celah ini buat mengirimkan sinyal yg mengecoh ke kamera manapun atau mengubah perintah yg telah dikirim ke sana. Selain itu, fitur itu sendiri ternyata rentan.

Kerentanan ini mampu lebih dieksploitasi lagi dengan cara buffer overflow, yg berpotensi menyebabkan kamera shutdown. Produsen sekarang sudah memperbaiki permasalahan ini dan menghapus fitur ini.

Kaspersky Lab mendorong para produsen bagi meningkatkan keamanan siber mereka dan menekankan pentingnya memastikan pemahaman dan penilaian yg tepat atas risiko ancaman, serta pengembangan lingkungan secure-by-design. [idc]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca