Ingin Juara Di Tanah Amerika Serikat, Ini Strategi Xiaomi

oleh -206 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Sebagaimana yg kalian tahu, Xiaomi adalah perusahaan yang berasal China yg cuma menjual produk smartphone di kalangan India, Asia Tenggara dan sejumlah negara Eropa, termasuk Spanyol. Sejak berdiri, Xiaomi belum pernah menjual smartphone mereka secara resmi di Amerika Serikat.

BERITA TERKAIT
  • Akhir 2018, Xiaomi ‘jajah’ pasar smartphone Amerika Serikat
  • Xiaomi siapkan pesaing Samsung Galaxy S9, rilis 27 Maret 2018
  • Smartphone gaming Xiaomi ‘gegerkan’ AnTuTu, bakal jadi pesaing Razer?

Laporan terbaru dari WSJ (5/3), Xiaomi melalui CEO Lei Jun mengungkapkan bahwa di akhir 2018 atau selambat-lambatnya awal 2019, pihaknya mulai akan menjual smartphone di AS.

Mengapa baru sekarang?

Salah sesuatu alasan mengapa Xiaomi tak menjual smartphone di AS adalah tingginya tingkat penetrasi smartphone di sana. Tidak cuma itu, Xiaomi di tahun 2015 dulu juga mengungkapkan bahwa persoalan paten juga berpengaruh. Yang mana Xiaomi tak memiliki banyak paten sendiri dan subsidi operator.

Di Amerika Serikat, sebagian besar pembelian smartphone terikat dengan rencana yg spesifik dan operator telekomunikasi tertentu.

Operator telekomunikasi mensubsidi harga smartphone dengan imbalan kontrak layanan multi-tahun dari pelanggan. Misalnya seseorang membeli iPhone 8 di New York, maka dia mulai mendapatkan perangkat tersebut dengan sangat murah. Mungkin cuma USD 300 (misalnya). Selama dia juga mendaftar buat beberapa tahun layanan mobile dengan salah sesuatu operator nirkabel iPhone.

Nah, hal tersebut kontras dengan sebagain besar pasar di Asia, yg mana smartphone biasanya dijual terpisah dari operator telekomunikasi. Jika seseorang membeli iPhone 8 di China, dia harus mengeluarkan uang lebih dari USD 800. Dan hal tersebut yaitu jawaban mengapa handset low-cost seperti Xiaomi sukses di pasar Asia.

Prevalensi subsidi operator di AS inilah yg membuat Xiaomi harus berpikir beberapa kali. Tanpa harga yg a’menggoda’, Amerika kemungkinan mulai menjadi pasar yg sulit buat Xiaomi.

Nah, kali ini Xiaomi mulai melakukan kerjasama dengan setidaknya sesuatu operator besar di Amerika Serikat. Sesuatu yg tak gampang sama sekali karena persoalan keamanan nasional diajukan setelah usaha Huawei menjual flagship mereka melalui AS&T dan Verizon.

Strategi dengan bekerja sama dengan operator besar di AS mampu menjadi langkah yg menarik apabila Xiaomi bisa survive di sana. Dengan harga yg kompetitif, spesifikasi yg kami telah tahu bahwa Xiaomi terus menawarkan ‘yang lebih’, bukan tak mungkin perusahaan yg dipimpin oleh Lei Jun ini bakal sukses menjajah pasar smartphone AS.

Kita tunggu saja! [ega]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca