Infinix Mobility Buka Suara Soal Pencabutan Sertifikat Infinix Zero 5

oleh -167 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Infinix Mobility, pabrikan smartphone merek Infinix yang berasal China, akhirnya buka suara soal pencabutan sertifikat perangkat telepon seluler merek Infinix tipe X603-3G No 52139/SDPPI/2017 atas nama PT Bejana Nusa Agung, distributor smartphone Infinix di Indonesia. Pasalnya, pencabutan sertifikat tersebut berdampak telepon pinter tipe tersebut harus ditarik dari pasar smartphone nasional dan hasilnya harus dilaporkan kepada menteri komunikasi dan informatika.

BERITA TERKAIT
  • Smartphone gaming Xiaomi Black Shark rilis 13 April nanti?
  • LG siapkan smartphone lipat dengan beberapa layar, beberapa baterai, dan beberapa headphone jack!
  • OPPO klaim antusias konsumen ingin beli F7 tinggi

Dalam rilisnya pada Merdeka.com, Jumat (6/4), Infinix Mobility sebagai perusahaan manufaktur smartphone sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap agar tak terulang lagi di masa mendatang. Selain itu, PT Bejana Nusa Agung, juga mulai menindaklanjuti dan menaati keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut.

“Pada dasarnya, Infinix ingin beroperasi dan menjual produknya sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia. Infinix berkomitmen buat terus menghormati dan menaati seluruh peraturan pemerintah setempat termasuk persyaratan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” sebut Infinix Indonesia dalam rilisnya.

Sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatikan menemukan pelanggaran pemenuhan ketentuan persyaratan teknis atas perangkat pesawat telepon seluler merek Infinix. Pelanggaran yg dimaksud adalah terkait dengan sertifikat perangkat pesawat telepon seluler Infinix tipe X603 No 52139/SDPPI/2017, yg cuma memiliki kemampuan 3G. Namun, ditemukan bahwa perangkat tersebut juga memiliki kemampuan teknologi LTE atau 4G, sehingga tak sesuai dengan persyaratan teknis.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka sertifikat perangkat pesawat telepon seluler merek Infinix tipe X603 buatan Tiongkok No 52139/SDPPI/2017 atas nama PT Bejana Nusa Agung dicabut dan dinyatakan tak berlaku,” demikian informasi kementrian yg dirilis hari ini (6/4).

Namun, di akhir rilisnya Infinix juga menegaskan smartphone premium Infinix Zero 5 (X603 LTE) masih tersedia dan bisa dibeli di pasar, karena sudah memenuhi persyaratan TKDN 30,63 persen No 144/ILMATE/TKDN/2018, sertifikat Postel No 54666/SDPPI/2018 (bukan No 52139 yg dibekukan pemerintah), dan made in Indonesia. [idc]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca