Harga Bitcoin Sentuh Titik Terendah Dalam 1 Tahun Terakhir

oleh -28 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

– Kriptokurensi terbesar di dunia, Bitcoin, selalu anjlok ke level terendah selama setahun belakangan ini.  

Uang digital tersebut ditemui akan kembali turun ke tingkat terendahnya pekan dulu setelah berbulan-bulan tidak mengalami penurunan dan kenaikan yg signifikan.

Menurut data dari CoinDesk, situs berita kriptokurensi, Bitcoin turun ke harga 4.833,09 dollar AS per 1 koinnya, turun sebesar 22 persen dibandingkan seminggu sebelumnya serta 65 persen dibandingkan awal tahun ini.

Sebelumnya, pada Oktober, Bitcoin sendiri nilainya mencapai kisaran 6.400 dollar AS per koinnya, namun seandainya dibandingkan dengan tahun lalu, nilai kurs mengalami penurunan sebesar 30 persen.

Tim Tekno sendiri juga ikut mengkroscek penurunan kurs Bitcoin ini lewat mesin pencari Google.

Baca juga: Arab Saudi Resmi Larang Bitcoin

Saat artikel ini ditulis (Kamis, 22/11/2018), kurs mata uang digital tersebut ditemukan berada pada angka 4.527 dollar AS per 1 Bitcoin.

statistik bitcoinGoogle.com statistik bitcoin

Puncak nilai tukar kurs sendiri diketahui terjadi pada pertengahan Desember 2017 dengan angka mencapai hampir 20.000 dollar AS per 1 koinnya. Kenaikan yg signifikan tahun dahulu kabarnya disebabkan oleh ramainya para investor yg mengalirkan dananya ke perusahaan retail.

Namun, tidak disangka, akan dari bulan puncak kejayaan itu, kurs Bitcoin akan turun secara signifikan.

Seperti tampak pada statistik di atas, dari pertengahan Desember hingga awal Januari 2018, kurs Bitcoin anjlok sebesar 30 persen ke angka 14.000 dollar AS.

Baca juga: Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun

Seminggu kemudian, nilai kurs diketahui kembali naik 30 persen ke angka 17 ribu dollar AS.

Dari pekan awal Januari hingga awal Februari 2018, Bitcoin akan terjun payung dengan penurunan 50 persen ke angka di bawah 7.000 dollar AS per koinnya.

Meski sempat naik pada awal Maret ke angka 11.000 dolar AS, nilai itu pun kembali turun sebulan kemudian.

Tren naik turun ini tampak terjadi dari bulan ke bulan dengan perkara terparah pada bulan November ini yg mencapai angka di bawah 5.000 dolar AS, seperti dilaporkan CNBC.

Apa sebab nilai tukar Bitcoin merosot?

Ada asap pasti ada api. Apa yg menyebabkan kurs turun? Penyebab pertama terkait penurunan nilai jual koin dunia maya ini kabarnya berasal dari munculnya perpecahan komunitas bitcoin yg menghasilkan kurs baru, merupakan Bitcoin Cash.

Mata uang digital yg mirip namun tidak sepopuler Bitcoin ini membuat para investor Bitcoin penting takut menanamkan uang mereka, mengingat Bitcoin Cash telah memiliki komunitas berisi orang-orang loyal dan mungkin bisa menggantikan Bitcoin utama.

Walhasil, mereka pun khawatir dirugikan yg boleh jadi berpengaruh pada nilai jual Bitcoin.

Di sisi lain, penyebab penurunan kurs ini, menurut laporan Bloomberg, dikutip Tekno, Jumat (23/11/2018), disinyalir disebabkan oleh kecurangan dalam praktik manipulasi pasar yg terjadi pada 2017.  

Baca juga: Ratusan Komputer Penambang Bitcoin Raib Digondol Maling

Manipulasi pasar itu ditemukan oleh riset sebuah profesor di University of Texas, John Griffin, dengan kolaborasi Amin Shams, mahasiswa doktoral kampus tersebut.

Mereka menduga bahwa ada sebuah kriptokurensi yang lain bernama ‘Tether’ dimana kurs tersebut digunakan buat menstabilkan dan memanipulasi harga bitcoin pada 2017 lalu.

Perusahaan Tether itu lantas menolak mentah-mentah dugaan tersebut lantaran riset itu tak benar, sebagaimana terlansir di dalam laporan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca