Google Kembangkan Kecerdasan Buatan Bisa Prediksi Kematian

oleh -196 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Tak dapat dimungkiri, kecerdasan buatan mulai selalu berkembang dalam penggunaannya. Terkesan mengerikan bila ada teknologi yg dibuat oleh manusia itu bisa memprediksi kematian. Namun, hal itu ternyata bukan isapan jempol. Kecerdasan buatan yg dapat memprediksikan kematian, tengah dikembangkan oleh Google.

BERITA TERKAIT
  • Hilangkan tombol ‘view’, Google persulit pengguna bagi curi gambar
  • Penjualan Google Pixel terpuruk, sulit saingi iPhone dan Samsung Galaxy
  • Youtube Go, koneksi bukan penghalang nonton video

Berdasarkan laporan dari TheNextWeb dan Mobihealthnews, Jumat (2/3), kecerdasan buatan yg sedang dikembang Google itu bernama DeepMind. DeepMind ini sederhananya mampu menolong perawat atau petugas medis buat mengetahui keadaan pasien.

Cara kerja DeepMind ini adalah dengan mengisi rekam medis dari 700 ribu veteran Amerika Serikat. Kecerdasan buatan mulai mempelajari rekam medis tersebut dan sanggup buat memprediksi keadaan pasien. Tak menutup kemungkinan bila pasien mulai meninggal dunia. Data veteran tersebut pun diklaim aman.

Cara ini lebih dari mengobati persoalan pasien. Kolaborasi ini yaitu kesempatan buat memajukan kualitas perawatan,” kata Sekretaris Veteran Affair (VA) David J. Shulkin dalam sebuah pernyataan.

Sebagai langkah awal, DeepMind mulai berfokus pada penyakit Acute Kidney Injury (AKI). Selain penyakit tersebut cukup sulit diprediksi, AKI juga mampu menyerang orang dari seluruh usia. Apabila pengembangan DeepMind ini benar-benar berhasil, bukan tidak mungkin mampu mengubah bidang kesehatan secara menyeluruh. Sebab, persoalan kesehatan yg diderita pasien mampu diatasi lebih awal.

DeepMind tak asing dengan kemitraan kesehatan pemerintah; perusahaan intelijen buatan tersebut bermitra dengan Dinas Kesehatan Nasional Inggris pada tahun 2016 bagi menjadi aplikasi pilot project kesehatan Streams and Hark.

Tujuannya bagi menolong dokter lebih cepat menerima keterangan tentang pasien gagal ginjal akut mereka, sementara yg terakhir sepertinya menolong mengorganisir keterangan kesehatan yg biasanya dikelola dengan catatan tertulis, mesin faks, dan pager. [idc]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca