Facebook Ketahuan Bikin Lelet Internet Di Korea Selatan

oleh -99 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Otoritas telekomunikasi Korea Selatan mendenda Facebook senilai 396 juta won atau sekitar 369.705 dollar AS (Rp 5,2 miliar). Ihwalnya, Facebook dinilai memperlambat koneksi internet pengguna di Korea Selatan sepanjang 2016 dan 2017.

Menurut investigasi Korea Communications Commission (KCC), Facebook diam-diam mengalihkan dua akses pengguna ke jaringan di Hongkong atau Amerika Serikat. Padahal, semestinya pengguna Korea Selatan berada pada jaringan domestik.

Menurut hukum yg berlaku di Korea Selatan, pengalihan akses jaringan alias rerouting tanpa pemberitahuan ke pengguna adalah ilegal. Apalagi rerouting itu berimbas pada koneksi pengguna yg semakin lambat sekitar 4,5 kali dari biasanya.

“Facebook tidak peduli dengan keluhan operator telekomunikasi lokal yg mendapat laporan dari masyarakat tentang koneksi yg melambat. Hasilnya, kualitas layanan Facebook tidak terjaga pada level yg layak,” kata perwakilan KCC.

Salah sesuatu operator telekomunikasi lokal, SK BroadBand, mengaku menerima 10 keluhan dari pengguna setiap harinya terkait koneksi lambat saat mengakses Facebook dan Instagram. Sementara itu, operator lainnya bernama LG UPlus menerima rata-rata 34 keluhan bernada sama.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-605665684349116116-411'); });

Pengguna Facebook sendiri di Korea Selatan lumayan banyak, mencapai 14,5 juta tahun dahulu dan diprediksi meningkat hingga 14,85 juta pada tahun ini.

Tuntutan hukum dari Korea Selatan dinilai berlebihan oleh Facebook. Raksasa jejaring sosial itu merasa tidak melanggar hukum apa pun.

“Kami kecewa dengan keputusan KCC,” ujar perwakilan Facebook, sebagaimana dilaporkan TheVerge dan dihimpun Tekno, Jumat (23/3/2018).

Sebagai dalih, Facebook sesumbar tidak pernah menjamin bahwa performa jejaring sosialnya bakal terus prima tanpa gangguan. Dalih itu ditolak KCC dan tetap teguh menuntut denda.

Belakangan perhatian khalayak tertuju pada Facebook. Baru-baru ini layanan yg didirikan Mark Zuckerberg itu juga diterpa isu kebocoran data pengguna dalam masalah “Cambridge Analytica”. (Baca juga : Bocoran Data Pengguna Facebook Dipakai Pilpres AS, Zuckerberg Umbar Janji)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca