DPR Minta Facebook Segera Selesaikan Audit Aplikasi

oleh -304 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI, Meutya Hafid menyayangkan ketidaksiapan Facebook dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) hari ini. Bahkan pihak Facebook tak memberikan data-data yg komprehensif.

“Dokumen saja yg kalian minta tak dilengkapi. Seperti MoU dengan pihak ketiga. Yang diberikan kepada kalian cuma dua lembar kertas tanpa ada suppporting data,” kata Meutya Hafid di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/4).

Kendati begitu, pihaknya mengharapkan agar Facebook langsung selesai mengaudit aplikasi-aplikasi yg menjadi pihak ketiga dan mengatakan hasil audit tersebut kepada pemerintah. Namun ia tidak percaya hal tersebut dikerjakan cepat.

“Kita juga dapat minta Facebook buat langsung selesai melakukan audit. Tapi kan kalau lihat dari jawaban tadi, tampaknya comply atau tidak, kami tak yakin,” ujar legislator dari Partai Golkar itu.

Sebagaimana diketahui, pelopor sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg mulai melakukan audit segala aplikasi pihak ketiga.

Pemerintah Indonesia sendiri, meminta agar aplikasi-aplikasi yg dikerjasamakan Facebook dengan pihak ketiga harus dinonaktifkan. Terutama yg berkaitan dengan adanya kuis-kuis personality tes yg kerap muncul di media sosial besutan Mark Zuckerberg itu.

Sebagaimana diketahui, Facebook mengakui bahwa terdapat 87 juta data yg dimungkinkan disalahgunakan oleh CA. Dari 87 juta data yg kebobolan, sebagian besar adalah pengguna Facebook dari Amerika Serikat atau sekitar 81,6 persen data disalahgunakan. Selain Amerika Serikat, ada dua negara termasuk Indonesia.

Indonesia masuk urutan ketiga data yg disalahgunakan. Sekitar 1,3 persen dari 87 juta. Di atas Indonesia, ada Filipina yg kemungkinan besar penyalahgunaan data pengguna dari negeri itu sekitar 1,4 persen. Selain ketiga negara itu di antaranya Inggris, Mexico, Kanada, India, Brasil, Vietnam, dan Australia. [ara]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca