Coba Cara Ini Jika Registrasi Kartu SIM Masih Gagal

oleh -183 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Sekarang telah tanggal 1 Maret. Batas akhir registrasi kartu SIM tahap pertama pun telah lewat. Jika Anda belum meregistrasikan kartu Anda, siap-siap bagi diblokir bertahap oleh Kominfo.

BERITA TERKAIT
  • Dikabarkan telah nikah siri dengan Hilda Vitria, Billy Syahputra buka suara
  • 11 Perusahaan papan atas yg sedang mencari pegawai bergaji besar, daftar yuk!
  • Diisukan beli rumah mewah, ini tanggapan Ayu Ting Ting

Tak mampu dipungkiri, ada dua pelanggan yg masih gagal melakukan registrasi kartu SIM hingga ketika terakhir. Hal ini karena data nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) yg didaftarkan dianggap invalid alias salah.

“Maaf, data NO_KK yg Anda masukkan salah. Mohon cek data diri Anda dan lakukan kembali proses registrasi.” Demikian pesan balasan yg diterima pengguna yg gagal registrasi kartu SIM via SMS ke 4444 atau via situs web operator seluler.

Bagaimana solusinya? Direktorat Jenderal Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) membuka layanan pengaduan/pertanyaan terkait dokumen kependudukan seperti e-KTP-el, KK, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Layanan “Halo Dukcapil” ini bertujuan bagi mempermudah dan memperlancar masyarakat mendapatkan keterangan dan menyelesaikan persoalan dokumen kependudukan yg diperlukan. Salah satunya bagi keperluan registrasi kartu SIM Prabayar.

Kamu dapat memanfaatkan layanan ini dengan cara menelepon ke call center 08118005372 atau melalui email [email protected] Juga mampu menghubungi via Facebook (Ditjen Dukcapil) atau Twitter (@ccdukcapil).

Penyebab gagal registrasi

Terkait banyaknya pengguna yg registrasi karena terkendala persoalan data kependudukan, melansir Liputan6.com, Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, angkat bicara. Dia memastikan tak ada kesalahan sistem di Dukcapil dan menyarankan agar pengguna bagi melakukan registrasi lagi.

“Secara sistem tak ada yg salah. Saya menyarankan agar pengguna lebih teliti memasukkan data dan coba registrasi lagi,” ujar Zudan.

Zudan juga mengimbau kepada pengguna bagi memasukkan NIK dan nomor KK yg sesuai atau data yg telah terdaftar di Dukcapil.

Untuk diketahui, ada dua faktor yg menyebabkan masyarakat gagal registrasi kartu SIM. Salah satunya dapat disebabkan karena ketidaksesuaian antara nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) dengan database Dukcapil.

Nomor KK yg invalid juga mampu terjadi ketika kepala keluarga sudah meninggal dunia atau ketika keluarga tersebut pindah alamat, misalnya pindah dari Jakarta ke Depok. Kegagalan registrasi juga dikarenakan kesalahan ketika memasukkan NIK dan nomor KK.

Sumber:Liputan6.comLiputan6.com [idc]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca