Apa Saja Kecanggihan Kamera Belakang Smartphone, Sampai Ada Tiga?

oleh -46 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

 Kurang lebih beberapa puluh beberapa tahun lalu, kamera ponsel pertama ditemukan. Penemunya merupakan seorang pria bernama Philippe Khan.

Ide itu muncul berawal dari keinginan memotret anaknya yg baru lahir dan membagikan gambar tersebut. 

Ia pun ‘menyambungkan’ ponsel, kamera digital, beserta laptopnya. Voila, jadilah kamera ponsel yg bisa memotret anaknya. Kemudian foto tersebut ia share melalui instant messaging ke para kerabat.

Dalam bentuk komersial, kamera ponsel di smartphone baru muncul di tahun 2000. Sejak itu, produsen smartphone membuat fitur smartphone yang canggih, lengkap dengan inovasi kameranya. 

Brand smartphone pun berlomba-lomba meningkatkan fitur dan kualitas kameranya. Dilansir dari gizmodo.com, Rabu (4/6/18) fitur smartphone sampai sekarang berkembang pesat.

Kemajuan itu, contohnya, terpampang dari segi ukuran megapiksel, sensor pengaturan cahaya yg lebih besar, dan aperture yg lebih besar juga sebagai pengontrol cahaya ke sensor kamera. Karena itu, kualitas gambar pun semakin jernih.

Melihat penemuan Khan, kamera ponsel dibuat agar dapat menangkap momen seperti kamera biasa. Seperti Khan yg ingin menyimpan memori dari foto anaknya yg baru lahir.

Nah, kelebihannya, kamera smartphone yg terkini jadinya tidak cuma praktis, tapi juga canggih, membuat orang dengan gampang memotret objek yg diinginkan.

Kenapa sampai lebih dari satu?

Kemudian, mengapa banyak kamera smartphone terkini yg berjumlah lebih dari satu? 

Dilansir dari huffingtonpost.com pada Rabu (28/11/2018) ada saja yg bilang agar kualitas dari hasil bidikan lensa kamera hasilnya mampu seperti kamera DSLR. Padahal, DSLR pun cuma memiliki sesuatu lensa.

Namun, ada benarnya juga kalau kemampuan lensa tambahan di smartphone mendukung hasil gambar yg lebih baik karena luas penempatan teknologi-teknologinya berbeda dari kamera biasa.

Ilustrasi seseorang sedang merekam gambar diri memakai kamera ponsel.HASLOO Ilustrasi seseorang sedang merekam gambar diri memakai kamera ponsel.

Jadi, sistem kerjanya adalah ada kamera penting yg paling banyak bekerja karena memiliki aperture dan ukuran sensor yg lebih besar. Sementara, kamera tambahan lainnya meningkatkan nilai-nilai yang lain bagi performa fotografi.

Ada dua nilai tambah dari fitur smartphone yang memiliki lebih dari sesuatu kamera.

Pertama, mendukung efek bokeh. Efek ini paling populer dihasilkan dari dukungan kamera kedua, bahkan ketiga dalam fotografi ponsel ketika memotret di mode potrait.

Istilahnya, kamera bisa memiliki sensor kedalaman (depth sendor) yg mendukung sehingga membuat objek penting ada di fokus yg tajam dengan background yang blur.

Kemudian, ada juga optical zoom yang dapat kamera ponsel dapat menangkap gambar objek yg lebih dekat tanpa mengurangi kualitas gambar.

Selain itu, kecanggihan kamera-kamera pendukung tersebut dapat juga menyajikan perspektif yg lebih lebar. Angle lensa yg lebih lebar menyempurnakan potret landscape dan pemandangan alam.

Jadi, di smartphone biasanya seseorang mampu mengubah normal view menjadi wider view. 

Inovasi pop-up sampai triple camera

Kini, ada juga inovasi smartphone yg mengusung kamera depan model pop-up. Jadi, layar penuh atau istilahnya ultimate all screen tidak memiliki space untuk kamera depan.

Kamera tersebut tersembunyi, dan ketika hendak berfoto bisa diulurkan keluar.

Vivo V15 meluncur di Indonesia Selasa (5/3/2019)/Bill Clinten Vivo V15 meluncur di Indonesia Selasa (5/3/2019)

Ada 32MP Pop-Up Camera yg dapat menghasilkan foto yg lebih baik. Misalnya, potret selfie jadi semakin jernih. 

Salah sesuatu smartphone yg menghadirkan fitur ini adalah Vivo V15. Ada Selain kamera penting dan dua kamera pendukung, kemampuan dari fitur Artificial Intelligence (AI) juga menolong menghasilkan foto yg lebih jelas. 

Pada Vivo V15, misalnya, hadir kamera penting di belakang dengan 24 juta unit foto sensitive yg peka cahaya walau dipencahayaan minim. Kamera kedua 8MP memiliki AI Super Wide-Angle yg bisa menangkap objek lebih banyak dan penuh dalam bidikan lanskap.

Tambahan lagi, kamera ketiga 5MP Depth Camera yg mulai mendukung efek bokeh. Teknologi AI ditambah fitur-fitur tersebut membuat pengalaman fotografi ponsel semakin memuaskan.

Jadi, banyaknya kamera pendukung di smartphone ditambah teknologi AI dapat tingkatkan kualitas foto di smartphone. Sekarang, tinggal Anda yg perlu coba kecanggihan tersebut buat tangkap momen favorit.

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca