Angga Sasongko Kagumi Fitur “Super Steady” Di Samsung Galaxy S10

oleh -61 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

SAN FRANCISCO, – Samsung menyertakan sejumlah fitur anyar pada trio Galaxy S10, Galaxy S10e, dan Galaxy S10 Plus yg diperkenalkan minggu lalu. Salah satunya adalah “Super Steady” yg berguna bagi meredam goyangan ketika merekam video.

Fitur inilah yg membuat sutradara film Angga Dwimas Sasongko jatuh hati kepada Galaxy S10 lantaran memungkinkan perekaman video dengan mulus, meskipun sambil berjalan. 

Dia sempat mendemonstrasikan kebolehan Super Steady dengan mengikuti subyek. 

Dimulai dengan close up langkah kaki, lantas dengan menggerakkan ponsel secara perlahan ke arah atas sehingga menampakkan wajah. Footage video yg dihasilkan kelihatan halus tanpa goyangan berarti.

“Saya paling suka fitur stabilizer ini, telah seperti pakai alat gyro saja. Buat aku ini terobosan,” ujarnya di sela rangkaian perjalanan Galaxy Unpack 2019 di San Francisco, Amerika Serikat, minggu lalu.

Peredam goyangan elektronik

Fitur Super Steady sejatinya menstabilkan perekaman gambar dengan teknik elektronik (EIS, memakai software). Dari ketiga kamera di Galaxy S10 dan Galaxy S10 Plus, yg dipakai merekam video ketika Super Steady diaktifkan adalah kamera ultra wide (16 megapiksel, f/2.2).

Tekniknya mirip dengan EIS di perangkat lain, seperti kamera aksi, juga warp stabilizer di aplikasi editiing video Adobe Premiere. Gambar di-crop secara digital agar sisi pinggirnya dapat “digoyangkan” bagi mengkompensasi gerakan kamera. 

Walhasil, tampilan frame (dari kamera ultra-wide) ketika Super Steady diaktifkan pun tampak tak selebar aslinya (123 derajat), melainkan di-crop sehingga cuma menampilkan bagian tengah.

Fitur Super Steady pun tak dapat diaplikasikan dengan beberapa kamera lainnya di Galaxy S10 dan Galaxy S10 Plus, yakni kamera wide (12 megapiksel f/1.5 atau f/2.4) dan short telephoto (12 megapiksel, f/2.4).

Namun, kedua unit kamera wide dan telephoto itu telah dibekali dengan fitur Optical Image Stabilization yg juga bisa meredam goyangan, meskipun tak seefektif Super Steady.

Baca juga: Menjajal Kamera Galaxy S10+ di San Francisco, Sebagus Apa Hasilnya? 

Paket komplit dalam genggaman

Sebagai pembuat film, Angga memang tertarik pada kamera Galaxy S10. Dia turut menyoroti kemampuan flagship ini buat merekam video HDR10+ yg disebutnya bisa menghasilkan dynamic range sangat luas.

Dengan tiga buah kamera, menurut Angga, Galaxy S10 dan Galaxy S10 plus pun memberikan kebebasan lebih dalam hal memilih sudut pandang sesuai keinginan bagi mendukung storytelling dalam video.

“Seperti milik lensa 21mm, 35mm, dan 50mm (ekuivalen full-frame) saja. Itu lensa-lensa drama telah di-cover semua,” sebut Angga. 

Samsung sendiri sepertinya menyadari bahwa ponsel Galaxy S10 berpotensi dipakai sebagai alat perekam video yg andal. Pabrikan Korea Selatan inipun bekerja sama dengan Adobe buat menyematkan aplikasi video editing Premiere Rush di Galaxy S10.

Baca juga: 8 Fitur Galaxy S10 yg Hadir buat Pertama Kalinya di Samsung

Galaxy S10 pun berubah menjadi paket komplit dalam genggaman untuk pengguna yg ingin merekam video, bahkan membuat film. 

“Ini seperti ponsel campur komputer, campur, kamera, campur editing,” komentar Angga, sambil menjelaskan bahwa kehadiran ponsel masa kini yg serba canggih sangat memudahkan para pemula dalam terjun ke dunia video. 

Keadaan sekarang disebutnya bertolak belakang dari 15 tahun lalu, ketika dia pertama kali membuat film dengan seluruh kerepotannya.“Dulu itu barrier-nya banyak sekali. Sekarang telah tak ada barrier, segala serba mudah,” pungkas Angga. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca