AMSI Minta Pemerintah Usut Bocornya 1 Juta Pengguna Facebook Dari Indonesia

oleh -203 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Kasus bocornya data 1 juta pengguna Facebook dari Indonesia bikin geger. Asosiasi Media Siber Indonesia atau AMSI mendukung rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika bagi meminta Kepolisian Republik Indonesia menyelidiki potensi pelanggaran keamanan data pribadi oleh Facebook.

BERITA TERKAIT
  • Facebook: sebagian besar pengguna datanya pernah bocor
  • Bila terbukti lakukan kesalahan, Facebook wajib ditindak tegas
  • Data pengguna Indonesia bocor, Facebook bisa teguran tertulis

Rencana itu disampaikan Menteri Kominfo Rudiantara menyusul penjelasan Facebook mengenai kemungkinan bocornya data 1 juta pengguna Facebook yang berasal Indonesia dalam skandal yg melibatkan lembaga konsultan politik Cambridge Analytica. Di segala dunia, diperkirakan tidak kurang dari 87 juta data pengguna media sosial yang berasal AS ini juga bocor.

Asal muasal kebocoran masif data Facebook ini diungkap oleh Christopher Wylie, mantan kepala riset Cambridge Analytica, pada koran Inggris, The Guardian, Maret 2018 lalu. Menggunakan aplikasi survei kepribadian yg dikembangkan Global Science Research (GSR) punya peneliti Universitas Cambridge, Aleksandr Kogan, data pribadi puluhan juta pengguna Facebook berhasil dikumpulkan dengan kedok riset akademis.

Data itulah yg secara ilegal dijual pada Cambridge Analytica dan kemudian digunakan bagi mendesain iklan politik yg dapat mempengaruhi emosi pemilih. Konsultan politik ini bahkan menyebarkan isu, kabar palsu dan hoaks buat mempengaruhi pilihan politik warga. Induk perusahaan Cambridge Analytica yakni Strategic Communication Laboratories Group (SCL) telah malang-melintang mempengaruhi pemilihan di 40 negara di semua dunia, termasuk Indonesia.

“Kemunculan masalah ini di tahun-tahun politik, saat warga Indonesia siap memilih kepala daerah, anggota parlemen dan presiden, menjadikannya sangat sensitif. Karena itu, AMSI mengimbau Pemerintah buat menjamin keamanan data pribadi warga dan memastikan tak ada penyalahgunaan data itu buat kepentingan politik dalam pemilihan umum,” kata Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut, Jumat (6/4).

Selain itu, AMSI juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat bagi mempercepat pembahasan Rancangan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi.

Facebook juga harus memperbaiki mekanisme perlindungan data pribadi penggunanya, serta mengidentifikasi dan menghapus konten hoaks, hate speech, konten SARA, yg beredar di platformnya.

“AMSI juga meminta Kepolisian Republik Indonesia buat menyelidiki benar tidaknya data sejuta pengguna Facebook Indonesia yg bocor sebagaimana ramai diberitakan media massa,” imbau Wens.

Sebagai organisasi yg menaungi pengelola media-media siber yg profesional, berintegritas dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, AMSI bersiap bekerjasama dengan segala pihak buat menolong meningkatkan kredibilitas keterangan yg disebarkan melalui media sosial. [ian]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca