Alasan Vivo V9 Di Indonesia Menggunakan Prosesor Yang Lebih Rendah

oleh -307 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

– Smartphone anyar Vivo, V9 resmi meluncur di pasar Indonesia. Penerus Vivo V7 dan V7 Plus ini mendapat sejumlah peningkatan, seperti kamera ganda di punggung perangkat dan teknologi artificial intelligence (kecerdasan buatan/AI) buat kamera depan dan belakang.

Namun, seandainya dilihat jeroannya, spesifikasi Vivo sedikit tidak beranjak dari pendahulunya, terutama menyoal “otak” perangkat alias prosesor. Sama dengan seri sebelumnya, Vivo V9 masih mengandalkan chipset pabrikan Qualcomm, Snapdragon 450.

Hal ini menimbulkan pertanyaan buat Vivo Fans di tanah air, sebab Vivo V9 di dua negara yang lain memakai prosesor dengan seri yg lebih tinggi, Snapdragon 626.

Terkait hal tersebut, General Manager Digital and Partnership Vivo, Fachryansyah Farandy membeberkan, seandainya pemilihan Snapdragon 450 di V9 berdasarkan riset pasar yg dikerjakan Vivo di Indonesia.

“Di Indonesia, hasil riset yg kalian dapatkan memang ada di seri 4 (Snapdargon seri 400)”, jawab Fachry kepada media ketika konferensi paska peluncuran Vivo V9.

Baca juga : Vivo V9 Resmi di Borobudur, Berkamera Ganda Banderol Rp 4 Juta

Fahcry menyampaikan seandainya kebutuhan masing-masing negara memang berbeda-beda.

“Negara yang lain dengan Snapdragon yg lebih tinggi, tak mampu disamakan level kebutuhannya”, terang Fachry.

Tangkapan layar TKDN Vivo 1724 dan 1727 dari laman kementrian PerindustrianKemenperin Tangkapan layar TKDN Vivo 1724 dan 1727 dari laman kementrian Perindustrian

Pantauan Tekno, dalam sertifikasi ketentuan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian, terdapat beberapa tipe yang lain perangkat Vivo, yakni 1724 dan 1727.

Apakah salah sesuatu perangkat tersebut mulai hadir dengan peningkatan chipset, Vivo masih belum bersedia memberikan komentar.

Penggunaan Snapdragon 450, berkaitan dengan banderol harga, yg juga mulai mempengaruhi target pasar Vivo V9.

Berkenaan dengan itu, secara tersirat, General Manager Brand and Activation Vivo, Edy Kusuma pun menjelaskan target pasar Vivo V9 beragam, termasuk masyarakat kelas menengah.

Hal itu merujuk pada strategi promosi masif, termasuk siaran segera di 12 stasiun televisi.

“Kenapa ada Via Vallen yg bergenre dangdut, karena itu yg menjadi target kita, dan ke-12 stasiun TV ini mempunyai audience yang berbeda-beda. Kita sebagai perusahaan menjaga segala target tersebut”, beber Edy.

Baca juga : Vivo V9 Diluncurkan di Borobudur, Xiaomi Bagikan Tutorial Matikan TV

Di Indonesia, Vivo V9 dijual Rp 4 juta yg tersedia dalam beberapa varian warna, gold black (hitam) dan gold. Smartphone ini akan dapat dipesan, 29 Maret 2018 di toko online resmi Vivo Indonesia yakni, Lazada.id, JD.id, Shopee, AkuLaku.com, dan Dinomarket.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca