8 Fitur Galaxy S10 Yang Hadir Untuk Pertama Kalinya Di Samsung

oleh -83 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

– Samsung resmi launching lini Galaxy S10 dalam acara bertajuk “Galaxy Unpacked” yg digelar di San Francisco, AS, Rabu (20/2/2018) waktu setempat atau Kamis (21/2/2019) dinihari WIB.

Ada empat model yg ditelurkan yakni Galaxy S10e, Galaxy S10 reguler, Galaxy S10 Plus, dan Galaxy S10 5G.

Dari segi desain dan inovasi teknologi, Samsung merombak Galaxy S10 habis-habisan setelah Galaxy S9 yg rilis tahun dulu menuai banyak kritikan karena dianggap tak membawa banyak inovasi. Berikut yg dirangkum Tekno.

1. Kamera Lubang Pertama

Layar baru Galaxy S10 diistilahkan “Infinity-O” karena benar-benar penuh (full-screen). Ada secuil lubang bak titik (punch-hole) buat memuat kamera.

Desain Infinity-O sebenarnya bukan yg pertama dibawa Samsung, melainkan telah disematkan pada lini Galaxy A8s dan A9 Pro. Namun, beberapa seri tersebut khusus dipasarkan di China dan Korea Selatan.

Baca juga: Melihat dari Berbagai Sisi Samsung Galaxy S10, S10e, dan S10 Plus

Jadi, secara global, Galaxy S10 resmi menjadi yg pertama mengusung layar dengan lubang kamera. Selain target pasar, letak lubang kamera di Galaxy S pun berbeda.

Sebelumnya, baik di Galaxy A9 Pro maupun Galaxy A8s, lubang kamera terletak di pojok kiri atas. Sementara di lini Galaxy S10e dan S10 reguler, lubang kamera sama-sama terletak di pojok kanan atas.

Khusus bagi Galaxy S10 Plus, lubangnya agak memanjang buat meletakkan beberapa kamera (dual-camera) demi selfie yg lebih paripurna.

2. Pemindai Sidik Jari dalam Layar Teknologi Ultrasonik

Galaxy S10 dan Galaxy S10 Plus juga dibekali in-display fingerprint scanner.
/ OIK YUSUF Galaxy S10 dan Galaxy S10 Plus juga dibekali in-display fingerprint scanner.

Untuk pertama kalinya, Samsung mengadopsi fitur pemindai sidik jari dalam layar (in-display fingerprint scanner) pada Galaxy S10 reguler dan Galaxy S10 Plus.

Ini menjadi salah sesuatu langkah signifikan buat Samsung yg selama ini masih mengandalkan panel sensor sidik jari yg biasa diletakan di punggung atau samping perangkat.

Samsung memang bukan vendor pertama yg mengadopsi teknologi pemindai sidk jari dalam layar. Akan tetapi, sensor yg digunakan Samsung berbeda dengan sensor pemindai sidik jari dalam layar besutan vendor lain.

Samsung memakai teknologi ultrasonik yg diklaim lebih aman dan cepat dengan cara mendeteksi denyut nadi pengguna. Menariknya, sensor pemindai sidik jari dalam layar ini mampu berfungsi bahkan ketika ponsel dalam mode tidur.

Sehingga, pengguna tidak perlu lebih dahulu menyalakan ponsel buat membuka kunci layar. Akan tetapi, proses pembukaan layar dari mode tidur memang tak secara instan. Layar mulai lebih dahulu menyala secara bertahap baru memindai sidik jari pengguna.

Debut sensor pemindai sidik jari ultrasonik ini sekaligus menandai akhir dari pemindai iris yg selama ini melekat di seri Galaxy S.

Meski begitu, Samsung tetap menyediakan fitur face unlock. Selain itu, khusus Galaxy S10e, sensor pemindai sidik jari masih terpatri di punggung perangkat, tepat di bawah dual-camera.

3. Perekaman 4K Kamera Depan

Selain meningkatkan jumlah kamera, Samsung juga meningkatkan fitur pendukungnya. Baik kamera belakang maupun depan Galaxy S10 mendukung perekaman video 4K. Khusus bagi kamera depan, fitur ini yaitu yg perdana.

Galaxy S10 juga menjadi perangkat mobile pertama yg mendukung perekaman video HDR10+. Video tersebut mulai menawarkan pengalaman multimedia yg menarik, salah satunya memberikan dynamic range video yg lebih tinggi.

“Hal itu karena kamera Galaxy S10 memakai teknik tonal mapping dari frame sesuatu ke fram yang lain bagi mengoptimalkan warna,” papar Suzanne De Silva, Director Product Marketing Samsung.

4. Snapdragon 855

Mengikuti jejak pendahulunya yg terus mengandalkan chipset keluaran terbaru, Galaxy S10 juga diotaki chipset teranyar Snapdragon 855. Chipset ini terdiri dari 8 inti 64-bit yg diklaim memiliki performa 45 persen lebih baik dari Snapdragon 845.

Namun, biasanya cuma dua tertentu saja yg mendapat jatah prosesor ini. Sebagian negara, trmasuk Indonesia, biasanya mendapatkan versi Exynos. Tapi, chipset Exynos yg digunakan juga keluaran terbaru yakni Exynos 9820.

5. Galaxy S10 5G

Galaxy S10 5G diresmikan. /Reza Wahyudi Galaxy S10 5G diresmikan.

Untuk pertama kalinya, Samsung menelurkan tiga varian seri Galaxy S, di mana sebelumnya cuma terdiri dari beberapa varian. Tapi tidak cuma tiga, Samsung tidak mengurangi varian yang lain dengan label edisi khusus 5G.

Dengan demikian, Samsung sah menjadi salah sesuatu vendor ponsel gelombang pertama yg merilis ponsel 5G secara komersil. Teknologi 5G pada Galaxy S10 lebih dimanfaatkan bagi mendukung fitur augmented reality (AR).

Baca juga: Samsung Umumkan Galaxy S10 5G

“Galaxy S10 5G bakal sangat memukau bagi AR. Penjajalannya mulai terasa semakin nyata,” kata Director of Product Marketing Samsung, Drew Blackard.

Galaxy S10 5G menjadi varian paling premiuim di antara keempatnya. Layarnya berdiagonal 6,7 inci, sedikit lebih besar dibanding Galaxy S10 Plus yg memiliki bentang layar 6,4 inci. Konfigurasi penyimpanannya adalah RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.

Sebagai bayangan, Blackard menyebut bahwa kecepatan 5G dapat mengunduh seluruh episode serial televisi sesuatu musim penuh cuma dalam hitungan menit.

Koneksivitas 5G juga mendukung pengalaman gaming online lebih lancar dan panggilan video beresolusi 4K tanpa sendat, sekaligus merasakan pengalaman VR dan AR yg lebih nyata.

6. Wireless Power Share

Ini menjadi fitur anyar yg benar-benar baru diusung Samsung. Pengguna mampu dengan gampang mengisi daya aksesorisnya seperti earbuds atau Galaxy Watch dengan cukup meletakannya di punggung Galaxy S10. Bahkan fitur ini juga berfungsi buat sesama ponsel Galaxy S10.

7. WiFi 6

Samsung memang merilis Galaxy S0 dengan koneksivitas 5G. Tapi karena sebaran koneksivitas tersebut yg baru terbatas di dua negara, tentu tak seluruh pengguna bakal mendapatkan pengalaman koneksivitas canggih yg ditawarkan 5G.

Tapi hal itu tidak menjadi masalah. Sebab, Galaxy S10 sudah didukung WiFi 6 (IEEE 802.11ax).

“Kami mempersembahkan S10 sebagai perangkat mobile pertama yg kompatibel dengan WiFi 6,” papar Blackard.

WiFi 6 adalah generasi baru dalam koneksivitas WiFi yg menawarkan kecepatan hingga 20 persen lebih cepat dibanding S9. WiFi ini juga diklaim lebih dapat diandalkan di dalam ruangan yg ramai, seperti gedung olahraga, bandara, atau area konser karena diklaim 4 kali lebih kencang.

Ketiga model ponsel Galaxy S10 sama-sama mempertahankan konektor jack audio 3,5mm yg diletakkan berdampingan dengan USB type-C di sisi bawah.
/ OIK YUSUF Ketiga model ponsel Galaxy S10 sama-sama mempertahankan konektor jack audio 3,5mm yg diletakkan berdampingan dengan USB type-C di sisi bawah.

Selain itu, Galaxy S10 juga didukung fitur Intelligent Wi-Fi yg menolong perangkat buat lebih hemat daya. Pasalnya, machine learning yg digunakan dalam WiFi ini mulai mendeteksi sinyal WiFi yg lemah. Sehingga perangkat mulai secara otomatis berpindah ke koneksi LTE ketimbang selalu menerus mencari sinyal WiFi yg menguras daya.

8. RAM 12 GB Galaxy S10

Meski kapasitas RAM jumbo masih menjadi kontroversi di sebagian kalangan, Samsung agaknya tidak bergeming. Bahkan, Samsung tak cuma menawarkan RAM berukuran besar hingga 12 GB, tetapi juga memori internal hingga 1 terabyte.

“Ini seperti memiliki superkomputer di dalam saku Anda,” jelas Blackard.

Di Indonesia, Galaxy S10 akan mampu dipesan hari ini, Jumat (22/2/2019). Harga paling rendah yg ditawarkan mulai Rp 10.499.000 buat varian terendah hingga Rp 23.499.000 bagi varian Galaxy S10 tertinggi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca