3 Operator Ungkap Jumlah Nomor Prabayar Yang Diblokir Karena Belum Registrasi

oleh -99 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Periode registrasi kartu SIM prabayar dengan NIK dan KK sudah dimulai sejak 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Saat ini memasuki tahap pemblokiran buat pelanggan yg belum juga mendaftar.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yg digelar Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI di parlemen, Senin (19/3/2018), tiga operator telekomunikasi membeberkan jumlah pelanggan masing-masing yg akses komunikasinya akan diblokir.

Telkomsel memblokir 13 juta nomor, Indosat Ooredoo 11,6 juta, dan XL Axiata 9,6 juta. Smartfren dan Hutchison Tri tidak hadir dalam kesempatan itu dan belum membeberkan jumlah pelanggan yg diblokir.

Adapun pemblokiran tersebut sifatnya bertahap. Saat ini, pelanggan yg belum mendaftar tidak mampu lagi mengirim SMS atau melakukan panggilan telepon keluar.

Selanjutnya, seandainya belum juga mendaftar, pemblokiran mulai ditingkatkan. Pelanggan yg tidak memenuhi aturan nantinya tidak dapat pula menerima SMS atau telepon masuk. (Baca juga : Begini Tahapan Pemblokiran Jika Terlambat Registrasi Kartu SIM)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-605665684349116116-411’); });

“Pelanggan yg sekarang diblokir tetap masih dapat registrasi ke 4444,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara yg turut hadir dalam pertemuan dengar pendapat tersebut.

Periode registrasi masih dibuka sampai 30 April mendatang. Pada 1 Mei 2018, nomor pelanggan yg tidak teregistrasi mulai diblokir total.

Pada pertengahan Mei, Rudiantara memperkirakan data lengkap pelanggan kartu SIM prabayar telah selesai divalidasi secara keseluruhan. Ada banyak manfaat seandainya proses ini rampung.

Beberapa di antaranya, operator mampu mengetahui jumlah pelanggan riil, kebiasaan pelanggan beli nomor sekali pakai mampu tereduksi dan menghemat belanja operator, SMS atau telepon penipuan dan teror mampu ditelusuri dan ditindak.

Baca juga : Data Kartu Prabayar Beda di Dukcapil dan Operator, Dewan Perwakilan Rakyat Kritisi Sistem Pemerintah

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca