2018, Tahun Terburuk Bagi Pasar Smartphone Global

oleh -73 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

– Pasar ponsel pintar global mengalami penyusutan terburuknya di tahun 2018, dan perkiraan tahun 2019 juga tak menjadi jauh lebih baik, sebagaimana ditunjukkan oleh survei-survei terbaru.

Volume penjualan ponsel pintar di segala dunia mengalami penurunan sebesar 4,1 persen di tahun 2018 dimana total penjualan sepanjang tahun mencapai 1,4 miliar unit, menurut sebuah perusahaan riset IDC, yg memperkirakan adanya potensi penurunan tahun ini.

“Pasar ponsel pintar secara global ketika ini benar-benar buruk,” ujar Ryan Reith, seorang analis dari IDC, seperti dihimpun Tekno dari VOA Indonesia, Sabtu (2/2/2019).

“Di luar dari pasar dengan tingkat pertumbuhan yg tinggi seperti India, Indonesia, Korea (Selatan), dan Vietnam, kita tak melihat adanya banyak aktivitas positif di tahun 2018.”

Reith menyampaikan pasar terdampak oleh perilaku konsumen yg menunggu lebih lama sebelum mereka mengganti ponselnya, karena mereka merasa frustasi dengan tingginya harga perangkat-perangkat kelas premium, di samping adanya ketidakpastian politik dan ekonomi.

Pasar China, dengan pangsa pasarnya mencapi kira-kira 30 persen dari total penjualan ponsel pintar, khususnya menjadi pasar yg terdampak paling buruk dengan tingkat kemerosotan yg mencapai 10 persen, menurut laporan terbaru IDC.

IDC menyatakan lima produsen ponsel pintar teratas menjadi semakin kuat dan sekarang pangasa pasar penjualannya di semua dunia mencapai 69 persen, meningkat dari 63 persen setahun yg lalu.

Samsung tetap menjadi produsen ponsel nomor sesuatu dengan pangsa pasar yg mencapai 20,8 persen meski mengalami penurunan angka penjualan sebesar 8 persen buat tahun 2018, ujar IDC.

Apple kembali berhasil merebut posisi peringkat beberapa dengan pangasa pasar sebesar 14,9 persen, mengalahkan Huawei yg menguasai pangsa pasar 14,7 persen, demikian sebagaimana ditunjukkan oleh hasil survei.

Baca juga: Samsung dan Apple Loyo Sepanjang 2018, Huawei Laris

IDC menyampaikan angka penjualan ponsel pintar di kuartal keempat mengalami penurunan sebesar 4,9 persen – kelima kalinya tingkat penurunan per kuartal yg terjadi secara berturut-turut.

“Kuartal musim liburan yg penuh tantangan berakhir menjadi tahun terburuk bagi penjualan ponsel pintar,” ujar IDC dalam laporannya.

Laporan terpisah yg dipublikasikan oleh Counterpont Research memamerkan temuan-temuan serupa, dengan memperkirakan penurunan sebesar tujuh persen di kuartal keempat, dan penurunan sebesar empat persen buat sepanjang tahun.

“Pertumbuhan penjualan ponsel pintar secara kolektif di pasar-pasar yg tengah tumbuh seperti India, Indonesia, Vietnam, Rusia dan lainnya tak cukup kuat buat mengimbangi kemerosotan di pasar China,” ujar wakil direktur Counterpont, Tarun Pathak. [ww/ft]

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca