11 Juta Baterai IPhone Diganti Sepanjang 2018, Naik Dari 2 Juta

oleh -16 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

– Beberapa pekan lalu, Apple sempat menyalahkan program ganti baterai sebagai salah sesuatu penyebab melemahnya penjualan iPhone. Namun, pihaknya tak menyebut berapa jumlah baterai yg diganti.

Kali ini, ada kabar yg menyebut jumlah baterai yg diganti oleh Apple di program tersebut tercatat hingga 11 juta baterai. 

Kabar ini diduga disampaikan oleh CEO Apple, Tim Cook, yg membeberkan keterangan terkait jumlah baterai yg diganti selama program ganti baterai di tahun 2018 dalam sesi all-hands meeting.

Diketahui, biasanya Apple cuma mengganti 1 hingga 2 juta baterai ponsel setiap tahunnya.

Namun berkat program penggantian baterai iPhone lama (versi iPhone 6 ke bawah) yg berlangsung selama setahun penuh, angka itu sekiranya meningkat 11 kali lipat dari biasanya dalam kurun waktu sesuatu tahun.

Baca Juga: Penjualan iPhone Lesu, Apple Salahkan Program Ganti Baterai

Meski begitu, angka ini masih simpang siur mengingat bukan angka resmi dari Apple dan masih sekedar dugaan.

Masih belum jelas juga kenapa Apple tak peka terhadap program ganti baterai yg disebut mempengaruhi penjualan iPhone terbaru atau angka upgrade iPhone.

Namun, ada spekulasi yg menyebut bahwa Apple sebenarnya tahu penggantian baterai meningkat daripada biasanya, namun efeknya baru dirasakan pihak Apple setelah iPhone keluaran 2018 dirilis.

Pada waktu itu, model iPhone terbaru disebut sepi peminat lantaran sebagian orang banyak yg lebih memilih mengganti baterainya.

Oleh karena itu, Apple pun sempat menyalahkan program ganti baterai pasca penjualannya iPhone anyarnya melemah.

Sebagai informasi, harga baterai dalam program ganti baterai disebut mendapat korting besar dari harga normal 79 dollar AS (Rp 1 jutaan) menjadi 29 dollar AS (Rp 400.000-an).

Selain murah, penggantian baterai juga disebut membawa peningkatan performa bagi sebagian pengguna iPhone lama. 

Walhasil, banyak calon pembeli iPhone baru yg mengurungkan niatnya dan lebih memilih buat bertahan dengan perangkat lama lewat penggantian baterai.

Inilah, antara lain, yg dituding sebagai salah sesuatu penyebab pendapatan Apple diproyeksikan meleset sebesar 9 miliar dollar AS pada kuartal I-2019 ini, dari 93 miliar dollar AS tahun dahulu menjadi 84 miliar dollar AS, sebagaimana dihimpun Tekno dari 9to5Mac, Kamis (18/1/2019).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca