Smartphone Layar Lipat, Samsung-Huawei Saling Ejek

oleh -65 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Samsung dan Huawei menjadi yg pertama memperkenalkan smartphone dengan layar lipat.

Mengambil waktu lebih awal, Samsung launching Galaxy Fold pada 20 Februari 2019, berbarengan dengan peluncuran flagship Galaxy S10 Series.

Empat hari kemudian, Huawei mengumumkan kehadiran Mate X. Perhatian media sempat tersita oleh desainnya yg lebih ramping ketimbang Galaxy Fold.

Kedua raksasa teknologi itu pun segera terlibat ‘perang' buat saling mengunggulkan produknya masing-masing.

Baca juga: Adu Smartphone Layar Lipat, Jawaban dari Inovasi

CEO Huawei Richard Yu sempat menyampaikan bahwa awalnya Huawei juga merancang smartphone lipat mirip Samsung, yakni dengan layar depan dan layar dalam berukuran tablet. Namun, ia mementahkan ide tersebut karena dianggap tak terlalu menarik.

“Saya rasa memiliki beberapa layar, sesuatu layar di depan dan belakang, membuat ponsel sangat berat,” ujar Yu menyindir Galaxy Fold, seperti dikutip Business Insider.

“Kami memiliki dua solusi (desain), tetapi kita membatalkannya, Kami memiliki tiga proyek secara bersamaan. Kami memiliki satu yg lebih baik dari itu (Galaxy Fold), aku membatalkannya, itu sangat buruk,” imbuh dia.

Baca juga: Bos Huawei ‘Sindir' Smartphone Layar Lipat Samsung

Tak lama kemudian, Samsung pun menjawab sindiran Huawei tersebut. Wakil Kepala Riset dan Pengembangan Samsung Eui-suk Chung menyampaikan bahwa layar yg dilipat ke luar seperti Huawei Mate X rentan rusak karena tak terlindungi ketika terlipat.

Jika diamati, pendapatan itu tidak sepenuhnya salah. Desain plastik yg menutup layar OLED pada Mate X memang jauh lebih rentan terhadap goresan karena tak terlindungi.

“Anda membukanya seperti buku, Menutupnya juga seperti buku. Ini jauh lebih natural daripada menggunakannya dengan cara lain, jadi kalian melakukannya (membuat desain Galaxy Fold dengan beberapa layar) walaupun ada banyak tantangan teknis,” ujar Chung, seperti dilansir BGR.

Dia pun sesumbar bahwa Galaxy Fold menawarkan daya tahan baterai lebih baik karena daya yg tersedot lebih kecil saat pengguna melipatnya ke mode smartphone.

Chung tidak menampik adanya kritik terkait desain Galaxy Fold, di mana lipatannya tak sempurna. Memang kelihatan ada celah antar-layar di dalam ketika perangkat tersebut dilipat.

Namun, dia menyampaikan bahwa desain tersebut memang disengaja bagi mencegah debu dan partikel kotoran merusak layar.

Bagi sebagian orang, desain tersebut agak mengganggu, ditambah perangkat yg cukup tebal ketika ditutup. Di sisi lain, Mate X tak memiliki celah dan lebih ramping karena cuma berbekal sesuatu layar.

Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X memang memiliki desain yg jauh berbeda. Secara sederhana, Galaxy Fold dilipat ke arah dalam, menyebabkan layar saling bertemu. Sementara Huawei Mate X dilipat ke arah luar yg membuat layar meregang ketika ditekuk.

Keduanya memang sama-sama dilipat secara vertikal, tetapi Galaxy Fold memiliki beberapa layar, yakni layar dalam yg membentang 7,3 inci ketika berada dalam mode tablet, serta layar kedua yg berukuran lebih kecil, yakni 4,6 inci. Layar kedua di Galaxy Fold ini berfungsi sebagai layar ponsel ketika dalam kondisi terlipat.

Di sisi lain, Mate X cuma memilik sesuatu buah layar di luar seluas 8 inci ketika dalam mode tablet. Saat dilipat, diagonal layar tersebut menyusut menjadi 6,6 inci buat bagian depan dan 6,38 inci di bagian belakang.

Kedua smartphone layar lipat itu dijual dengan harga yg tergolong sangat mahal. Samsung Galaxy Fold dibanderol US$1.980 atau sekitar Rp28 juta, sedangkan Huawei Mate X ditawarkan seharga US$2.600 atau sekitar Rp37 juta.

Analis dari Forrester, Frank Gillet, menyatakan bahwa masih terlalu dini menyatakan mana rancangan yg terbaik karena kedua produk tersebut belum resmi hadir ke pasar.

Dia pun khawatir perangkat seperti ini tak bertahan lama karena engsel dan mekanisme di smartphone layar lipat tak mulai menyaingi durabilitas smartphone umumnya yg berbentuk candybar.

Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca