Revolusi Triple Kamera Huawei Mate 20 Series

oleh -77 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Setelah membuat menghentak dengan sistem triple camera Leica bertenaga Artificial Intelligence (AI) pada P20 Pro, kini Huawei kembali mengguncang dengan kehadiran Mate 20 Series.

Triple camera pada Mate 20 Series masih digarap bersama Leica dan masih ditenagai AI. Tetapi hal utama yg membedakannya dari P20 Pro adalah susunannya yg unik serta fitur-fitur canggih yg dikembangkan khusus bagi Mate 20 Series.

Lini smartphone yg terdiri dari Mate 20, Mate 20 Pro, Mate 20 X, dan Mate 20 RS Porsche Design ini resmi diperkenalkan secara global di London, Inggris, pada 16 Oktober lalu, dan bakal diluncurkan di Indonesia pada 19 Desember mendatang.

Baca juga: Revolusi Desain Huawei Mate 20 Series

Triple camera pada Mate 20 Series disusun dalam formasi yg menarik. Huawei menyebutnya dengan istilah Matrix Camera. Tiga lensa dan sesuatu flash disusun dalam formasi grid dua-dua atau disebut dengan desain ‘All in One’. Desain ini terinspirasi dari lampu depan mobil balap klasik.

Formasi ini disusun di tengah bagian punggung Mate 20 Series dengan tampilan simetris. Dari jauh telah dapat dikenali dengan baik dan memberikan kesan mewah dan canggih untuk para penggunanya, yg menyasar kaum pebisnis, profesional, fotografer, dan pengguna umum yg sangat memahami teknologi.

Triple camera dari Leica ini menghadirkan paket paling lengkap ketimbang yg mampu ditawarkan oleh vendor smartphone premium lain,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, dalam informasi tertulisnya kepada .

Untuk Mate 20 Pro, Mate 20 X, dan Mate 20 RS Porsche Design, hadir dengan lensa wide angle (27mm, f/1.8) beresolusi 40MP, lensa ultra wide angle (16mm, f/2.2) resolusi 20MP, dan lensa telephoto (80mm, f/2.4) resolusi 8MP.

Tiap-tiap lensa hadir dengan panjang fokus yg berbeda-beda, supaya pengguna milik lebih banyak kebebasan bagi merekam momentum terbaik dalam hidup mereka. Tak cuma lebih lebar, tetapi juga lebih dekat berkat kemampuan makro yg dapat memotret pada jarak 2,5 cm dari obyek.

Baca juga: Huawei Siap Boyong Mate 20 Series ke Indonesia

Komposisi terbaik ini disebut lahir dari buah karya teknik yg luar biasa di pusat-pusat riset teknologi Huawei. Para ahli teknik Huawei tidak cuma sukses mengatasi tantangan menanamkan modul kamera selengkap itu ke dalam tubuh smartphone yang langsing, tetapi juga sekaligus membuatnya lebih tangguh.

Dengan sertifikasi IP68, smartphone ini bahkan aman dari tumpahan air dan debu.

Melihat Lebih Luas, Lebih Dekat, dan Lebih Terang

Keluhan buat pengguna smartphone saat memotret selama ini adalah keterbatasan kameranya. Mereka butuh lensa dengan panjang fokus lebih pendek dari 24mm bagi menghadirkan angle lebar, lensa 50mm buat merekam berbagai kisah penggunanya, lensa telephoto 85mm bagi menghadirkan efek bokeh maksimal, serta lensa 135mm dan selebihnya bagi memotret yg jauh.

Tapi Huawei hadir dengan solusi. Formasi kamera Mate 20 Series menampilkan lensa ultra wide angle yg setara dengan lensa kamera 16mm. Untuk zooming, Mate 20 Series bisa melakukan pembesaran lensa 3 kali buat menghasilkan gambar setara lensa kamera 80mm, 5 kali hybrid zoom yg setara dengan lensa 135mm, dan pembesaran digital 10 kali yg setara dengan lensa 270mm.

Dengan kata lain, kamera Mate 20 Series menghadirkan performa pembesaran yg setara dengan lensa 16-270mm. Sedangkan buat lensa ultra wide angle, Huawei menggunakan lensa Leica Vario-Summilux-H1.8-2.4/16-80 ASPH, yg dikombinasikan dengan kemampuan fokus yg cepat dan resolusi yg tinggi.

Dengan lensa ini, pengguna mampu memotret lansekap yg indah secara lebih luas dan memasukkan lebih banyak orang pada pemotretan bersama.

Fotografi makro dipakai bagi merekam semua satu dengan lebih mendetail. Tapi kebanyakan smartphone hanya sanggup merekam pada jarak terdekat 7-8cm. Huawei memecahkan persoalan itu dengan aperture yang lebih luas bagi membuat lensa mampu mendekat sampai 2,5cm dari obyek.

Sedangkan pada pemotretan yg membutuhkan eksposur yg lebih lama, jenis pemotretan pada keadaan pencahayaan minimal, contohnya pada pemotretan malam hari, Mate 20 Series telah dibekali dengan kemampuan tersebut.

Berkat kekuatan pemrosesan gambar pada chipset Kirin 980 dan lensa ultra wide angle, smartphone dapat merekam gambar yg lebih tajam dan terang meskipun pencahayaan minimal.

Mendadak Sutradara

Kebanyakan kamera smartphone hanya dapat memproduksi video berkualitas rendah. Tapi tak dengan Mate 20 Series. Smartphone ini dibekali kemampuan merekam video berkualitas HD sehingga tidak perlu pikir panjang buat di-share di media sosial.

Adanya AI Cinema Mode yg hadir dengan lima filter, yakni AI Color, Background Blur, Fresh, Vintage, dan Suspense, membuat pengguna mampu merekam video tidak ubahnya film layar lebar.

Fitur video menarik lainnya adalah Spotlight Reel, yg mampu diakses dari aplikasi Galeri. Fitur ini mulai memindai library untuk mencari subjek yg dipilih oleh pengguna dan menghasilkan montase.

Tidak cuma dapat menggabungkan dua klip, fitur ini juga mampu menghilangkan rekaman yg tak dibutuhkan. Cukup pilih siapa yg ingin ditampilkan.

Untuk keterangan lebih lanjut, segera saja sambangi tautan berikut.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca