Android Q Diklaim Lebih Aman Dan Hormati Privasi

oleh -44 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Mountain View – Google sudah memperkenalkan sistem operasi versi terbarunya Android Q yg diklaim lebih aman dan menghormati privasi penggunanya, khususnya dalam hal pelacakan lokasi.

“Sistem operasi itu memang belum yaitu versi resmi, tetapi masih Beta 1 dan telah tersedia untuk pengembang. Android Q Beta 1 telah dapat dijalankan di smartphone Google Pixel dan Pixel XL,” kata Dave Burke, Wakil Presiden Teknik Google, dalam blog resmi Google.

Menurut Burke, pada tahun ini inovasi perangkat mobile lebih variatif dari sebelumnya dengan teknologi baru 5G hingga layar lipat.

Baca juga: Google Rilis Android Q Beta 1, Sudah Bisa Dicoba

“Android tepat berada di tengah putaran inovasi itu dan terima kasih kepada ekosistem mitra luas miliaran perangkat,” ujar dia.

Android Q menghadirkan sejumlah fitur privasi dan keamanan tambahan untuk pengguna, serta peningkatan buat perangkat layar lipat, API baru bagi konektivitas, codec media baru, kemampuan kamera, ekstensi NNAPI, Nulkan, dukungan Vulkan 1.1, dan pembukaan aplikasi yg lebih cepat.

Android baru itu, lanjut Burke, sudah dirancang dengan keamanan dan privasi sebagai hal utama.

Dengan semakin matangnya Android, Google sudah menambahkan berbagai fitur buat melindungi pengguna, seperti enkripsi berbasis file, kontrol OS yg menempatkan aplikasi harus meminta izin saat mengakses sumber daya sensitif.

Kemudian mengunci akses latar belakang kamera/mik, mode penguncian, cadangan terenkripsi, dan Google Play Proctect yg memindai lebih dari 50 miliar aplikasi dalam sehari bagi memastikan aplikasi itu aman buat sistem smartphone pengguna.

“Di Android Q, kalian sudah membuat lebih banyak peningkatan buat melindungi pengguna kami. Banyak dari peningkatan ini yaitu bagian dari pekerjaan kita di Project Strobe,” ujar Burke.

Android Q juga memberikan pengguna lebih banyak kendali pada lokasi. Sistem operasi ini menolong pengguna mempunyai kontrol lebih banyak saat aplikasi meminta akses lokasi. Semua aplikasi mulai mendapatkan akses ke lokasi setelah mendapatkan izin dari pengguna.

Bahkan, pengguna mampu mengizinkan atau tak mengizinkan sesuatu aplikasi mengakses lokasi baik saat aplikasi di jalankan maupun tidak.

“Di luar perubahan lokasi, kita membuat pembaruan lebih lanjut buat memastikan transparansi, memberikan kendali kepada pengguna, dan mengamankan data pribadi,” kata Burke.

Android Q juga memberi pengguna kontrol lebih besar atas aplikasi, mengendalikan akses ke file bersama. Pengguna mulai bisa mengontrol akses aplikasi ke foto dan video atau koleksi Audio melalui izin runtime baru.

Untuk unduhan, aplikasi harus memakai pemilih file sistem, yg memungkinkan pengguna bagi menetapkan file unduhan mana yg bisa diakses aplikasi.

Bagi pengembang, ada perubahan pada bagaimana aplikasi mampu memakai area bersama pada penyimpanan eksternal.

Google mempersilakan pengembang bagi mengunduh dan coba Android Q Beta 1 dan mengharapkan umpan balik seandainya menemukan celah kelemahan pada sistem (bug).
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca